Memalukan, Oknum Wartawan Abal-abal Minta Duit Bulanan pada Bendahara UPT

0
559

KAB BANDUNG – Oknum wartawan yang diduga melacurkan diri jadi pedagang buku, oknum wartawan penjual alat paraga, bekerja sama dengan oknum pengurus kecamatan memasukkan barang ke sekolah yang nantinya dibayar saat cair dana BOS. Demikian pula oknum wartawan abal-abal tebal muka tak becus nulis, kalau dana BOS terlebih bantuan rehab ruang kelas, turun, mereka laksana semut di musim penghujan mendatangi sekolah.

Sehingga, dikeluhkan para kepala sekolah. Beberapa oknum wartawan ini sungguh memalukan. Pasalnya,  tiap bulan mendatangi bendahara kantor UPT kecamatan, diduga melakukan aksi bodoh, yakni   meminta uang bayaran koran tanpa mengirim korannya, tentunya dilakukan  secara memaksa.

Sumber ketika dikonfirmasi, baru-baru ini, kepala PATROLI menjelaskan, tiap bulan oknum wartawan itu  rutin mendatangi bendahara dan meminta bayaran koran. “Namun, patut disayangkan justru tak mengirim koran   dan hanya memberi kuitansi dan itu jelas memberatkan keuangan sekolah,” ujarnya.

Perlu diketahui, ungkap sumber, oknum wartawan yang satu itu sebetulnya suka menulis di koran. Misalnya, kalau konfirmasi ke sekolah dan diduga kalau keinginannya tidak dituruti, yakni minta iklan, baru senjatanya keluar,  dengan menulis di koran. “Tapi, kalau permintaannya dituruti maka  ia senyum-senyum saja dan tidak  akan  menulis di koran,” ucap sumber.

Di tempat lain, hal serupa terindikasi oknum wartawan tak becus nulis dan oknum wartawan merangkap jadi penjual barang  termasuk oknum wartawan tidak ada korannya, diduga meminta bayaran koran pada bendahara UPT kecamatan. “Di mana jelas  tak ada korannya, malah minta korannya dibayar. Hal tersebut termasuk pemerasan  dan diduga dilakukan ke tiap bendahara UPT kecamatan di Kabupaten Bandung,” imbuh sumber.

Reporter: Agus SY

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here