Polres Sumedang Siap Sukseskan Asean Games 2018, Polsek Jatinangor Ops Cipkon

0
335

SUMEDANG,- Kepala Polri, Jendral Tito Karnavian melalui Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) di masing-masing wilayah diintruksikan agar melakukan upaya cipta kondisi dalam memelihara keamanan.

Berkaitan denga itu, pihak Polres Sumedang berupaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan nyaman menjelang perhelatan Asian Games ke-18.

Hal ini ditegaskan Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo kepada PatroliCyber, Jum’at (6/7/2018). “Kami telah sampaikan kepada seluruh polsek agar melaksanakan kegiatan sesuai arahan Pak Kapolri,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolsek Jatinangor Kompol Dede Suharja mengaku telah melakukan operasi (Ops) gabungan fungsi dengan prioritas sasaran premanisme dan peredaran minuman keras, atau Cipta Kondisi (Cipkon).

“Dibawah kendali Panit 2 Reskrim Polsek Jatinangor, Polres Sumedang Aiptu Ujang Suryana bersama dengan 7 personil, gabungan fungsi berhasil menyita sejumlah jenis miras,” ungkapnya.

Dikatakan, minuman keras (miras) tersebut terdiri dari 1 dirigen dan 10 bungkus kemasan minuman jenis tuak dari toko yang berada di wilayah Cipacing milik Hottua Rembertus Silalahi (35), warga Babakan Barat Rt 05 Rw 05 Desa Nagreg Kec. Nagreg Kabupaten Bandung.

Selain itu, terang kapolsek, anggota Polsek Jatinangor juga berhasil menyita 4 Jeligen tuak ukuran 26 liter, setengah ember tuak, 10 bungkus plastik tuak ukuran 2 liter, 9 bungkus plastik tuak ukuran 1 liter di toko milik Rohensun Siburian (39) di jalan raya Bandung – Garut dekat Bunderan ABC Desa Cipacing.

“Di tempat terpisah, tepatnya di jalan pertigaan Unpad Jatinangor, tim berhasil mengamankan dua orang pemuda yang diduga preman. Aksi premanisme dan pungutan liar yang dilakukan, memang belum ada laporan resmi dari masyarakat terkait dengan tindak pidana, namun dikarenakan keberadaan dan aktivitas yang mereka lakukan meresahkan masyarakat, maka kami lakukan pendataan serta pembinaan oleh unit Bhabinkamtibmas,” jelasnya.

Selanjutnya, keempat pemuda yang berhasil diamankan, dikembalikan kepada keluarganya masing-masing. (Abas)