Penanganan Sampah Sungai Cikeruh Harus Libatkan Desa

0
183

Foto: Dr. Lucky R. Sumanang

KAB. BANDUNG,- Permasalahan sampah sejatinya mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat maupun daerah. Berkaitan dengan hal itu, Dinas Permukiman dan Perumahan (Diskimrum) Jawa Barat, Selasa (30/10/2018) melaksanakan sosialisasi perencanaan penanganan sampah di kawasan Sungai Cikeruh, Segmen Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Bandung Bandung.

Sosialisasi yang dilaksanakan di aula Kantor Kecamatan Cileunyi ini dihadiri peserta dari Kec. Cileunyi sendiri, Rancaekek, Sukasari, Bojongsoang dan Jatinanggor. Tiap kecamatan didampingi fasilitator dengan perwakilan desa.

Kabid Infrastruktur Perumahan dan Permukiman Jabar, Dr. Lucky R. Sumanang menjelaskan, pekerjaan perencanaan penanganan persampahan di sekitar Sungai Cikeruh perlu melibatkan pemerintah desa dalam menyampaikan permasalah yang selama ini menjadi penyebab banjir akibat menumpuknya sampah.

“Maka, kegiatan ini salah satunya untuk pengumpulan dan perlengkapan data lapangan terkait dengan penanganan persampahan di wilayah kajian sekitar daerah aliran sungai (DAS) Cikeruh,” katanya.

Lucky berharap, sosialisasi ini bisa menghasilkan masukan atau informasi tentang kondisi pengelolan sampah, permasalahan yang dihadapi masing-masing desa serta rencana penanganan persampahan di wilayah kajian.

Sementara Kabid Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumedang H. Ayu Hidayat S.Ip, ketika disinggung soal penumpukan sampah di DAS Citarum Kabupaten Bandung yang dikirim wilayah Kabupaten Sumedang berharap, permasahan dan penanganan sampah dilakukan bersama-sama antara masyarakat dan pemerintah daerah. “Sehingga, sampah yang selama ini menumpuk di sungai Cikeruh bisa bersih dan tidak menyebabkan penumpukan sampah di wilayah Kabupaten Bandung,” ujarnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung, Asep Kusumah senada menyampaikan, sosialisasi ini diharapkan bisa menjadi solusi dalam permasahan penanganan sampah yang ada di wilayah desa.

“Apa yang diperlukan untuk penanganan sampah di tiap RT dan RW bisa diajukan melalui pihak ketiga, yaitu konsultan yang ditunjuk oleh pemerintah terkait penanganan sampah. Nantinya, akan diajukan lagi dalam rapat APBD provinsi dan kabupaten. Dengan demikian, program sosialisasi ini bisa menjadi dasar untuk perencanaan dan pengendalian pencemaran air di sungai Cikeruh,” papar Asep seraya menambahkan, pihak ketiga yang ditunjuk pemerintah salah satunya adalah PT. Metaforma Consultan.

Perwakilan PT. Metaforma Consultam, Opan Sopwan mengatakan, pihaknya akan membawa hasil dari keinginan dan harapan masyarakat di tiap wilayah desa yang akan disampaikan kepada pemerintah.

“Dengan begitu, pengajuan masyarakat terkait rencana penanganan sampah bisa terealisasi melalui jangka pendek, menengah dan jangka panjang,” pungkas Opan.

Yopi