Peringatan Hari Infanteri, Ini Paparan Irdam IV/Diponegoro

0
119

PEKALONGAN,- Irdam IV/Diponegoro, Kolonel Inf W. R. Jatmiko, S.I.P. sebagai Inspektur Upacara melaksanakan tradisi meminum seteguk air kelapa muda pada puncak peringatan Hari Infanteri ke 70.

Tradisi ini mengandung makna pulihnya kembali segenap tenaga jiwa raga untuk terus maju, menyerang, menyerbu, menerjang musuh yang dihadapi di setiap medan juang.

Sebelum puncak Peringatan Hari Infanteri, para prajurit Infanteri melaksanakan Peleton Beranting Yudha Wastu Pramuka Jaya.

Rombongan Infanteri pleton beranting Yudha Wastu Pramuka Jaya tahun 2018 memasuki Kabupaten Pekalongan sekitar pukul 03.45 WIB. Usai melintasi jarak 250 kilometer dengan berjalan kaki yang dimulai dari Bantul sejak 16 Desember lalu. Rombongan menyelesaikan etape terakhir dengan titik finis di Lapangan Kebonagung, Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan.

Dan puncak peringatan Hari Infanteri ke 70 yang dilaksanakan di Lapangan Kebonagung Kec. Kajen Kab. Pekalongan bertindak selaku Inspektur Upacara Irdam IV/Diponegoro, Kolonel Inf Legowo W.R. Jatmiko, S.I.P., Rabu (19/12/2018).

Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri, Brigjen TNI Teguh Pudjo Rumekso dalam amanat tertulis upacara Hari Infanteri yang dibacakan Irdam IV/Diponegoro, Kolonel Inf Legowo W.R. Jatmiko, S.I.P. menyampaikan, tumbuh dan berkembangnya Infanteri sebagai korps terbesar di Angkatan Darat tidak pernah terlepas dari sejarah perjuangan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dari catatan sejarah peristiwa penting Hari Infanteri, maka prajurit Infanteri mendapatkan nilai-nilai ketokohan, patriotisme, kepemimpinan dari seorang Panglima Besar Jenderal Sudirman, nilai kejuangan, profesionalisme keprajuritan dan sifat pantang menyerah serta nilai kemanunggalan TNI dengan rakyat yang harus selalu terpatri dalam jiwa, sikap dan tindakan setiap prajurit Infanteri.

Di Hari Infanteri tahun 2018 yang mengambil tema “Dengan Semangat Yudha Wastu Pramuka Prajurit Infanteri Mengabdi Dan Membangun Bersama Rakyat” merupakan cerminan komitmen dan tekad yang kuat prajurit dan satuan Infanteri untuk menjadi tangguh, profesional, modern serta dicintai dan mencintai rakyat.

Makna tema tersebut juga memancarkan semangat pengabdian dan perjuangan tanpa akhir untuk terus memperkokoh kemanunggalannya dengan rakyat serta membangun sinergisitas dengan segenap komponen bangsa lainnya sebagai kekuatan bela negara dalam sistem pertahanan semesta.

“Mari kita tanamkan niat dan mantapkan ikhtiar menjadi komitmen bersama, untuk benar-benar dipahami, dihayati dan diimplementasikan secara cerdas dan bijak, melalui langkah dan tindakan nyata secara konsisten, sesuai dengan peran, tugas dan fungsi serta tanggung jawab,” ungkap Danpussenif.

Dijelaskan, dengan tantangan tugas kedepan yang semakin kompleks dan dinamis dengan berubahnya karakteristik bentuk ancaman di abad ke-21, maka keberadaan satuan-satuan Infanteri yang dilengkapi dengan alutsista dan perlengkapan tempur yang modern, memberikan semangat baru untuk terus mengantisipasi berbagai perubahan dengan melakukan revisi, reaktualisasi, reorganisasi dan redefinisi doktrin, strategi dan taktik bertempur, untuk mampu mengimbangi pola pertempuran modern ke depan.

Dengan demikian, diharapkan dapat memenangkan pertempuran modern satuan Infanteri harus adaptif dan bersinergi dengan elemen lain.

Ditambahkan, untuk mencapai harapan tersebut dibutuhkan penguatan profesionalisme prajurit Infanteri yang bertumpu pada pembangunan kompetensi sumber daya manusia secara berkelanjutan dan mengikuti tren yang berlaku saat ini tanpa melupakan jati diri dan sejarah.

Diakhir penyampaian, Danpussenif mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Para Sesepuh Infanteri, Pangkotama, Pejabat TNI-Polri, Pemerintah Daerah, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Organisasi Masyarakat dan Media Massa serta seluruh lapisan masyarakat yang turut serta dalam membangun dan membesarkan nama korps Infanteri dengan memberikan kepercayaan kepada prajurit Infanteri untuk tetap terus melaksanakan pengabdian kepada Ibu Pertiwi dalam mengawal dan mengamankan kedaulatan NKRI.

Peringatan Hari Infanteri yang diselenggarakan di Pekalongan ini dihadiri para pejabat jajaran Kodam IV/Diponegoro.

Ari S