Pamulihan Rapatkan Barisan, Tolak Kekerasan dan Kerusuhan

0
18
Muspika, tokoh masyarakat dan perangkat desa se Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang berfoto bersama usai deklarasi penolakan kerusuhan dan kekerasan terkait Pemilu 2019.

SUMEDANG,- Muspika, tokoh masyarakat dan perangkat desa se Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang merapatkan barisan untuk kesepakatan menolak aksi kerusuhan hasil Pemilu 2019 dan Pilpres PHPU.

Pernyataan itu dikatakan Camat Pamulihan Hari Santoso bersama perangkat desa dan tokoh masyarakat dalam deklarasi di depan kantor Kecamatan Pamulihan, Rabu 12 Juni 2019.

Menurut Hari, aksi penolakan pemilu tidak perlu dilakukan. Apalagi dengan aksi kekerasan dan kerusuhan.

“Kita hormati saja hasil KPU dan Bawaslu, jangan terprovokasi terkait aksi kerusuhan. Adapun yang menolak ke MK silahkan lakukan dengan damai dan sesuai aturan hukum yang berlaku,” katanya.

Ia pun mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tidak terpancing maupun terprovokasi oleh pihak yang ingin mengadu domba maupun memecah belah NKRI.

“Kita jaga keutuhan NKRI jangan mau dipecah belah atau diadu domba. Biarkan proses hukum berlanjut dan mari kita jaga persaudaraan,” katanya.

Abas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here