Dua Dansektor Citarum Harum hadiri Rapat Koordinasi Bersama Kepala BNPB Doni Monardo

0
79

MEDAN – Doni Monardo Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengupas kondisi sungai Citarum di Jawa Barat sepanjang 269 km yang telah divonis sebagai sungai terkotor di dunia, jauh semakin membaik.

Hal itu ia sampaikan di depan Rapat Koordinasi bersama BNPB terkait penanggulangan bencana lingkungan dan pengembalian fungsi konservasi di aula Raja Inal Siregar Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan 8 Agusutus 2019.

Rapat Koordinasi itu dihadiri Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi para Bupati/Walikota se Sumatera Utara, para pejabat lainnya dan tampak pula Tim Satgas Citarum Harum Kol. Inf. Yudi Zanibar, Kol. Inf. Yusep Sudrajat, Yuhan dan Dr. Aqua Dwipayana.

Doni Monardo lebih menegaskan, dalam penanggulangan bencana lingkungan dan pengembalian fungsi konservasi, hanya dapat diwujudkan dengan integritas dan konsep kesatuan komando.

Untuk itu, kata Doni Monardo, perlu berbagi pengalaman dari penyelamatan sungai Citarum dibagi dalam tugas 23 Sektor yang masing-masing dipimpin oleh masing-masing Kolonel membawahi 200 orang prajurit.

Kepala BNPB menegaskan, Satgas Citarum Harum menyukseskan program Citarum Harum dengan pendekatan emosi yang menetap dan bergerak dengan masyarakat.

Dengan demikian, katanya, Satgas Citarum Harum mendapat bantuan masyarakat untuk menjaga lingkungan. Kini keadaan Citarum jauh membaik. Biasa jika banjir bisa mencapai 5 hari. Kini hanya sehari sudah surut.

Demikian pula, katanya, sebelumnya kedalaman banjir bisa mencapai sebahu, kini hanya selutut saja. “Ini kemajuan yang luar biasa”.

Turut memberikan pemaparan dalan Rapat Koordinasi itu Tim Satgas Citarum Kol. Inf. Yudi Zanibar dan Kol. Inf. Yusep Sudrajat.**

Elly

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here