PPK Kaget Proyek DAK Sekolah Telah Dimulai

0
59
SDN 2 Sumber Sari, Kecamatan Sumber Harta

MUSIRAWAS,- Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar (Dikdas), Dinas Pendidikan Musirawas, Sumatera Selatan mengaku kaget dan belum tahu jika proyek bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sekolah tahun 2019 telah mulai dikerjakan.

“Loh kok saya belum tahu anggaran DAK sekolah tahun ini telah mulai dikerjakan. Sekolah mana yang sudah mengerjakannya?” ujar Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Kabid Dikdas Musirawas, Hartoyo, Senin (9/9/2019).

Sementara, Solihin, Kepala Sekolah (Kepsek) SDN 2 Sumber Sari, Kecamatan Sumber Harta sebelumnya mengatakan, rehab ruang kelas sebanyak 3 lokal. Adapun pekerjaan rehab yang dikerjakan adalah atap, plafon, lantai, pengecatan dan pembuatan tiang pilar teras.

Diakuinya, dalam rehab ini material bangunan sekolah lama seperti kayu pada kuda-kuda atap, kerangka plafon, daun pintu dan jendala masih dipakai.

“Atap pakai sen spandek, plafon triplek, lantai keramik 40 cm x 40 cm, jendela diganti 3 lubang, buat tiang pilar teras sebanyak 12 tiang pakai besi 10 mm dan besi 8 mm dan mebeler berupa kursi dan meja baru masing-masing sebanyak 30 unit,” jelasnya.

Rehab ini dikerjakan dengan anggaran Rp313.500.000, waktu pelaksanaan 180 hari kalender dan rencananya pada Desember mendatang selesai.

“Kegiatan rehab bisa berjalan karena kami sudah menarik uang awal sebesar Rp68 juta dari jumlah anggaran,” tuturnya.

Dari awal rehab sekolah, mulai dibongkar sampai kini baik itu PPK dan PPTK, Dinas Pendidikan Musirawas belum datang ke sekolah. Namun kepala sekolah sudah memberi tahu pada Dinas Pendidikan bahwa pembangunan di sekolah ini segera dikerjakan.

“Saya belum tahu siapa nama PPK dan PPTK rehab sekolah. Setahunya dari diknas dengan pak Hartoyo. Ketika mulai rehab saya sampaikan sama pak Hartoyo, dia bilang silahkan kerjakan, jangan lupa foto bangunan sekolah sebelum dan setelah dibongkar dan laporkan pada saya,” ucap Solihin setengah menirukan ucapan Hartoyo padanya.

Sedangkan pantauan di lapangan, rehab bangunan sekolah kini masih tahap pengerjaan. Terlihat material bangunan lama seperti kayu pada kuda-kuda atap dan kayu kerangka plafon, kusen pintu, jendela dan daun pintu masih dipakai.

Namun, kondisi kayu pada atap dan kerangka plafon hampir mulai rapuh. Tetapi masih dipertahankan atau dipakai. Oleh para pekerja, kayu tersebut di cat warna hitam. (Toni)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here