IPDN Akan Bangun Perpustakan Ikon Jatinangor

0
30

SUMEDANG,- Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) akan segera membangun perpustakaan dengan anggaran sebesar Rp. 70 milyar.

Perpustakaan dengan luas lahan mencapai 5 ribu meter itu nantinya akan menjadi ikon bagi Jatinangor, Kabupaten Sumedang.

“Kami paham betul dengan dinamika Jatinangor yang begitu tunggi. Kami akan selalu terbuka untuk informasi di IPDN. Maka pada kesempatan ini, kami menyampaikan bahwa IPDN telah mendapatkan dana sebesar Rp 70 milyar dari DIVA untuk membabgun perpustakaan yang jadi ikon di Jatinangot. Sejak bulan Juli hingga September kita sudah proses beberapa tahapannya hingga kini sudah dapat konsultanan perencanaan dan pembangunan,” jelas Kepala Biro ll IPDN Bernhnard, dalam forum diskusi bersama wartawan di Hotel Paviliun, Jln. Riau, Kota Bandung, Rabu (11/9/2019).

Menurutnya, dengan anggaran sebesar ini, perpustakaan yang namanya saat ini masih dikaji itu tidak hanya menjadi ikon, namun harus jadi perpustakan terbaik.

“Perpustakaan ini terbuka, siapapun bisa masuk dan memanfaatkannya. Kita saat ini sedang mempercepat proses pengerjaannya, semoga bulan November bisa terkejar. Sedangkan untuk peletakan batu pertama, itu setelah ada pemenang tender/konstruksi,” tuturnya.

Dikatakan, proses pembangunan perpustakaan ini akan menggunakan alat dan teknologi modern terbaru.

“Perlu saya sampaikan, bahwa IPDN sebenarnya kekurantan gedung, maka dengan tambahan perpustakan ini bisa mengakomodir kekurangan gedung serta meningkatkan akreditasi di IPDN,” tuturnya.

Pria yang karip disapa Ben itu menambahkan bahwa wacana dibangunnya perpustakaan ini sudah muncul sejak lama dan telah melalui beberapa tahapan.

“Rencananya, lokasi dibangunnya perpustakan yaitu di bagian depan IPDN tepatnya pintu sebelah barat. Ya intinya harus dekat dengan masyarakat. Di belakang KSA,” jelasnya.

Dia menegaskan bahwa perpustakaan ini untuk umum, bukan hanya praja saja, namun untuk mahasiswa lain, bahkan untuk masyarakat umum.

“Nanti kita saring apa keinginan masyarakat dengan hadirnya perpustakaan ini,” pungkasnya. (Abas/boni)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here