9 Polisi Terluka Saat Amankan Demo Mahasiswa di DPRD Jabar, Polda Jabar Perketat Pengamanan

0
110

BANDUNG,-Sebagai anggota Polri harus memiliki jiwa melindungi dan mengayomi saat bertugas khususnya saat mengawal demokrasi kebebasan mengemukakan pendapat masyarakat ataupun kelompok apapun.

Hal tersebut dibuktikan, saat aksi unjuk rasa ribuan mahasiswa di depan Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (23/9/2019), berlangsung ricuh. Mahasiswa menjebol pagar hingga melempar batu ke arah barikade polisi.

Kemarahan massa yang menggelar aksi ‘Save KPK’ ini terjadi karena anggota DPRD Jabar yang keluar menemui massa hanya dua orang. Massa yang tak terima lalu berusaha menerobos masuk ke dalam gedung dengan kawalan ketat polisi.

Senin (23/9/2019). Mereka berkumpul di Gedung DPRD Jabar, Jl Diponegoro. Aksi awalnya sangat kondusif namun menjelang senja sempat memanas saat mahasiswa hendak merangsek masuk gedung wakil rakyat propinsi jawa barat

Kericuhan terjadi selepas Magrib, terlihat mahasiswa mencoba masuk ke halaman DPRD Provinsi Jawa Barat. Di balik pagar, polisi melakukan penjagaan.

Lemparan demi lemparan kemudian terjadi. Mahasiswa melemparkan batu dan benda keras lainnya ke dalam halaman tempat Personel Polri melakukan pengamanan,Melalui pengeras suara polisi mencoba menenangkan mahasiswa.

Polisi juga meminta koordinator aksi untuk menenangkan rekan-rekannya.Melihat massa demo yang mulai masuk, polisi akhirnya mengerahkan water cannon, Semburan air dari water cannon tak membuat mahasiswa mundur

Akibat kejadian tersebut memgakibatkan personel pemgamanan dari Polisi menjadi korban kericuhan demo Mahasiswa tersebut, berikut kondisi anggota polisi yang menjadi korban yg mengalami luka pada saat penanganan unjuk rasa di depan kantor DPRD provinsi Jabar.

Anggota Polisi yang terluka 1. AKBP Sutorih – Dalmas Polda mengalami Luka dan memar di kaki kanan, 2. Brigadir Indra – Reskrim, Luka robek di jari kanan, 3. Ipda Budi Humas. Memar tangan kiri , 4. Bripda Andi Dalmas Polda luka robek di leher kananevakuasi ke rs halmahera, 5. Bripda Ilham – Dalmas Polda – keseleo tangan kanan – evakuasi ke rs halmahera, 6. Bripda Fauzan dalmas polda evakuasi ke rs halmahera dan kemudian dirujuk ke rs cicendo, 7. Bripda Febi Alexander – brimob cikole – luka di bawah mata kanan, 8. Bripka E Prasetyo – brimob cikole – Sesak nafas dan luka pada kepala – Evakuasi Ke Rs Halmahera 9. Bripda Fikri – dalmas polda menglmi luka robek di dagu 4 cm – evakuasi ke rs halmahera.

Kapolda Jabar Irjen Polisi Rudy Sufahriadi, menyampaikan pada kesempatan ini “Sebagai pelayan masyarakat, polisi bertanggung jawab atas situasi kamtibmas, harus diketahui oleh kita bersama tugas kepolisian tidaklah mudah, polisi tetap melaksanakan tugas sebagai pelayan masyarakat dan bertanggung jawab atas segala situasi Kamtibmas di wilayah Jabar”

Selanjutnya Polda Jabar akan melakukan penyelidikan terkait kericuhan demo mahasiswa tersebut yg awalnya kondusif berubah menjadi ricuh karena adanya provokatif oleh kelompok tertentu, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K. menginformasikan. Kapolda Jabar pun pada kesempatan pertama bersama Pejabat Utama dan Kapolrestabes Bandung akan menjenguk personel polisi yg menjadi korban

Yadi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here