Bayi yang Dibuang di Cibawang Mengalami Aspiksi

0
103
Warga saat membawa bayi yang diduga dibuang orangtuanya di Dusun Cibawang, Desa Sukasirna, Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang, Kamis 10 Oktober 2019.

SUMEDANG,–  Sesosok bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan warga di Dusun Cibawang, RT 01, RW 10, Desa Sukasirna, Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang, Kamis 10 Oktober 2019, pukul 07.00 WIB.

Bayi tersebut petama kali ditemukan warga setempat bernama Yeti (47 tahun), Tata Wihana (53) dan Eruk (60). Kondisi bayi saat ditemukan dalam keadaan hidup.

Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo menyebutkan, penemuan bayi bermula saat Yeti tengah mengepel lantai rumah. Kemudian datang Eruk memberitahukan bahwa dirinya menemukan bercak darah di kamar mandi rumahnya. Kemudian Yeti memberitahukan kembali pada suaminya, Tata.

“Tata mengecek lokasi itu dan ditemukan ada bekas darah di pinggir tembok kolam miliknya. Kemudian setelah ditelusuri, ditemukan lah bayi di saluran air pinggir tol Cisumdawu. Setelah menemukan bayi kemudian Tata memberitahukan kejadian tersebut kepada RW setempat,” terang Hartoyo, Kamis (10/9/2019).

Dikarenakan dalam keadaan hidup, lantas bayi dibawa ke Puskesmas Rancakalong.

Berdasarkan hasil pemeriksaan dari Bidan Puskesmas, bayi tersebut berjenis kelamin laki-laki, namun mengalami aspiksi atau gangguan sesak (sewaktu lahir tidak menangis).

“Bayi tersebut lahir diperkiran kurang lebih 2 jam setelah ditemukan. Adapun bayi tersebut berjenis kelamin laki-laki dengan tali pusar sudah dalam keadaan lepas. Diduga sang bayi tersebut dibuang oleh ibu kandungnya. Bayi saat ini dibawa ke Rumah Sakit Umum Sumedang dikarenakan di puskesmas peralatan medisnya kurang lengkap,” pungkas Hartoyo. (Abas)

Editor: Boni Hermawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here