Agam Khadafi, Bintang Muda Calon Pengacara

0
140

JAKARTA,– Muhammad Agam Khadafi atau karib disapa Agam merupakan sosok muda sebagai calon pengacara sukses.

Pemuda kelahiran Jakarta 18 Oktober 1993 itu juga berpengalaman di dunia entertainmen. Ia telah membintangi iklan, model aunun sinetron, seperti FTV “Baby Sitter Rock And Roll”, iklan “Garuda Indonesia”, OLX , Tortilla dan lain sebagainya sejak tahun 2014.

Saat ini, lulusan SMA di Jakarta Selatan itu tengah rajin menabung untuk persiapan kuliah hukum. “Cita-cita ingin jadi pengacara. Saat ini saya tengah berupaya mewujudkan cita-cita tersebut, salah satunya menabung untuk melanjutkan pendidikan,” tutur Agam yang memiliki hobby sepak bola, dan bermain gitar.

Anak dari TGK Syekhy itu juga memiliki hobi menjelajah nusantara. Adapun daerah yang sering ia singgahi diantaranya Bali.

“Saya ke Bali karena suka pantai dan pemandangan. Penduduknya juga ramah. Ini hal terpenting bagi sebuah tujuan wisata,” ungkap kakak dari Balqis dan Abdullah itu.

Kendati demikian, Agam yang merupakan adik dari Dara itu mengkritisi infrastruktur di Bali yang menurutnya belum  cukup baik sehingga sulit tenpuh.

“Ini menjadi masalah besar bagi para wisatawan seperti kami yang muda-muda dan mau enjoy,” ujar Agam.

Disinggung soal pengamatannya tentang TNI-Polri dalam mengatasi demo dan konflik di Indonesia. Agam memberikan acungan jempol bagi kedua institusi tersebut. “Bagus, disiplin. Yang anarkis jangan dikasih toleransi,” ungkapnya.

Sebagai generasi muda, Agam berpesan agar generasi milenial senantiasa menghindari narkoba. “Manfaatkan masa muda dengan hal positif. Rajinlah olah raga supaya kita tidak tertarik menggunakan narkoba,” pesan Agam.

Ia juga menampik bahwa generasi millenial pasif politik. “Tidak juga, masih banyak kok yang aktif. Hanya saja masih sembunyi karena belum dikasih kesempatan banyak,” imbuhnya.

“Kasih anak muda kesempatan untuk bisa berkembang lagi di bidang politik. Tentunya juga beri kami contoh perilaku politisi yang beradab, khususnya di ruang publik. Tidak memaki, dan sebagainya, karena keadaban sebagai seorangg timur itu yang utama, ramah tamah,” pungkasnya. (Rahmawati)