Sarasehan Kebangsaan yang Mengesankan

0
78

JAKARTA,– Untuk yang kesekian kalinya Forum Komunikasi Pejuang NKRI melaksanakan acara sebagai bagian dari kepedulian perjalanan bangsa dan negara besar ini. Hasilnya pun selalu gemilang.  Apalagi, tema dan narasumbernya selalu kredibel dan ‘menjual’. Termasuk acara Sarasehan Kebangsaan di Hotel Kempinski Indonesia, Jakarta, Senin (21/10/2019).

Sebagaimana diketahui Ir. H. Joko Widodo dan KH. Ma’ruf Amin resmi menjabat sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2019-2024. Keduanya dilantik Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (20/10/2019) kemari.

Sementara Ir. Akbar Tanjung saat ditemui di acara Sarasehan Kebangsaan, mengucapkan rasa syukur karena acara pelantikan berjalan baik dan sesuai harapan semua anak bangsa. Apalagi, imbuhnya, acara dihadiri sejumlah mantan presiden, mantan wapres, termasuk Prabowo-Sandiaga Uno, dan diliput lebih dari 580 media asing. Lantas, ini yang kata Akbar disebut sebagai ‘Kado terindah’ pasca Pilpres 2019.

“Ini adalah kado terindah bagi bangsa Indonesia. Maka kita dukung duet Jokowi-Maruf hingga akhir jabatan di tahun 2024 yang akan datang. Semua harus menjaga harmonisasi, khususnya para pembantu presiden, harus menyeimbangkan pola kerja presiden Jokowi yang demikian cepat, tegas, terukur, dan adil. Ini salah satu yang kita sebut dengan Negara Maju yang dilakukan secara berjamaah seluruh anak bangsa. Suara lebih dari 80 juta saat Pilpres kepada Jokowi adalah amanah rakyat. Nawacita jilid 2 harus lebih baik pastinya,” kata Akbar seraya memuji peran Ketua MPR RI Bambang Soesatyo sebagai penyelenggara yang telah sukses menjadikan momentum pelantikan kepala negara ini sebagai pemersatu bangsa yang diwakili oleh para elit politik.

Acara demikian cair, nyaman dan mengharukan seolah melepas semua sekat psikologis Pilpres lalu. Acara yang digelar Forum Komunikasi Pejuang NKRI ini juga menghadirkan Ir. Ilham Habibie.

“Sampai detik ini, saya belum dihubungi Presiden Jokowi, jadi bagaimana saya harus jawab mengenai kesiapan saya masuk kabinet, khususnya selaku Menristek sebagaimana kalian (wartawan, red) tanyakan. Namun Inshaa allah saya siap jika memang diminta oleh presiden,” kata Ilham.

Mewakili penyelenggara, Dody Iwakusuma berharap acara ini merupakan sumbangsih kongkrit kepada bangsa dan negara besar ini, khususnya dalam mendukung pemerintahan Jokowi-KH. Maruf tahun 2019-2024.

“Negara Indonesia Maju Hanya Oleh Bangsa Indonesia Sendiri. Itu tema besarnya. Dan kita harus bersama ke sana,” ujar Dody. (Rahmawati)