Nelayan Asal Sukabumi Terseret Ombak Pantai Pangkalan

0
89
Tim SAR Bandung saat akan berangkat ke lokasi terseretnya nelayan di Pantai Pangkalan, Kabupaten Tasikmalaya

TASIKMALAYA,– Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung menerima informasi dari Polsek Cikalong terkait  kejadian membahayakan jiwa manusia (KKM), Kamis, 24 Oktober 2019 pukul 09.30 WIB, bahwa satu orang nelayan terseret ombak di Pantai Pangkalan, Kp. Cijulangadeg RT 01/02 Desa Mandalajaya, Kec. Cikalong, Kab Tasikmalaya, Jawa Barat.

“Setelah menerima informasi itu, Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung mengerahkan satu tim rescue dari Pos SAR Tasikmalaya ke lokasi pada pukul 09.45 WIB untuk mencari satu korban yang masih dalam pencarian atas nama Ence (45),”  jelas Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Deden Ridwansah dalam pesan yang diterima PatroliCyber.

Berdasarkan informasi yang diterima, imbuhnya, kejadian terjadi sekitar pukul 03.30 WIB. Perahu nelayan yang berisi dua orang, yakni Ence dan Aang (42) terbelah menjadi dua bagian karena diterjang ombak besar.

Selanjutnya korban Aang berenang dengan memakai sisa potongan perahu dan terbawa arus ke Pantai Pangkalan. Sekitar pukul 04.30 WIB korban Aang terdampar di Pantai Pangkalan dan dibantu oleh warga sekitar pantai untuk dibawa ke Puskesmas Cikalong. Sedangkan korban Ence (45) masih dalam pencarian, hingga berita ini diturunkan.

“Kedua korban merupakan nelayan asal Pelabuhan Ratu Sukabumi yang pergi melaut pada Rabu 23 Oktober 2019 pukul 16.00 WIB dari Pantai Santolo Kab. Garut menuju Kawasan Batu Karas Pantai Pangandaran. Korban Aang merupakan warga Kp. Mariuk Rt. 01/03 Ds. Cidadap Kec. Simpenan Kab. Sukabumi. Sedangkan Ence warga Kp. Cinyocok, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi,” terang Deden.

 Ditandaskan, sarana yang digunakan dalam operasi kali ini yaitu satu unit rescue car compartment, satu unit LCR, mopel, peralatan komunikasi dan peralatan medis. (Abas)