Selamat Tinggal Kadisdukcapil Bandung Barat

0
77
H. Wahyu Diguna Kusnama, SH, M. Si bersama keluarga. (foto: dok pribadi)

KABUPATEN BANDUNG BARAT,– Sesosok pria yang bertugas di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), yang karib dipanggil Mister ‘Why Dig’, memiliki usia hampir setengah usia dari Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Ada cara khusus bagi pria tersebut sebelum menjalankan aktivitas di kantornya. Dia, sebelum menandatangani dokumen apapun yang berkaitan dengan pekerjaannya tak lupa didahului dengan membaca Istighfar dan Bismillah, baru Sholawat kepada Rasulullah SAW.

“Apa yang saya tandatangani ini semoga memberi manfaat kepada para penerimanya,” ucapnya saat ditemui di ruang kerjanya beberapa waktu lalu.

“Urusan apapun, paling lama hanya 1 sampai 2 jam. Ini yang kami rasakan saat mengurus satu dokumen. Jika semua syarat terpenuhi, paling lambat 2 jam selesai, jika sudah sampai meja saya,” tambah Why Dig  yang memiliki nama H. Wahyu Diguna Kusnama, SH, M.Si selaku Kepala Disdukcapil Kabupaten Bandung Barat.

“Sekarang tandatangan itu dibuat inovasi denga TTE (Tanda Tangan Elektronika). Tujuannya untuk lebih cepat lagi pelayanan,” tambah penggemar jelajah spiritual dan lotek pedas ini.

Mister Why Dig ini dalam sejarah KBB, khususnya di Juli-Oktober 2018 pernah juga menjabat selaku Sekda, karena saat itu ada Pilbup KBB. Tidak tangung-tanggung dia terlibat di dua peralihan jabatan Bupati KBB, Pj Bupati DR Dadang Maksum dan bupati depenitif H.  Aa Umbara Sutisna, Sip. Ini langka dan tidak terhapus dalam sejarah KBB pastinya.

Pada laman sosmednya, beliau diketahui pamit kepada masyarakat KBB dengan tulisan: “Yth Seluruh Masyarakat Kab. Bandung Barat. Assalammuallaikum Wr Wb.. Alhamdulillahirobilallamiin. Dengan selesainya tugas kami sebagai pemegang amanah Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kadisdukcapil) Kabupaten Bandung Barat, sekaligus masa akhir bakti sebagai ASN per 1 November 2019, kami menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kerjasama selama ini , sekaligus dg segala kerendahaan hati kami mohon maaf yg setulus-tulusnya atas segala kehilapan, kelalaian, segala kekurangan yg tidak berkenan selama bekerja Melayani Bapak, Ibu dan Saudara semua masyarakat KBB. Harapan kami semoga pengabdian ini menjadi nilai Ibadah, dan Kabupaten Bandung Barat dibawah kepemimpinan Bapak H. AA UMBARA SUTISNA. Sip, KBB semakin maju dan paling tidak sejajar dengan Kabupaten/Kota yg telah maju terlebih dahulu. Selanjutnya semoga kepemimpinan di DISDUKCAPIL KBB semakin membahagiakan.

Mr. Why Dig jua menulis” Semoga pula Allah swt memberi kekuatan, kesabaran, kemudahan, keberkahan, rakhmat, karunia, pengampunan, rejeki yg secukup-cukupnya dan kesehatan yg paripurna serta panjang umur dalam keimanan yg istiqomah menuju husnul khotimah kepada Kita semua. Aamiin…Aamiin Yaa Allah Yaa Rabbal’Allamiin. Mohon maaf lahir bathin”

Postingan tersebut lantas mendapat ratusan ‘like’ dan ‘komentar’. Salah satu akun menuliskan: Selamat jalan Mister Why Dig, Allah SWT tersenyum karena engkau selama ini senantiasa bekerja dengan amanah dan istiqomah. Salam untuk keluarga, tetap sehat dan jangan berhenti berjuang untuk KBB, sekecil apapun. Aamiin YRA.

Kini, Mr. Why Dig kembali menjadi warga biasa. Pertanyaannya, kemudian selain beliau siapa lagi pejabat publik di Pemkab Bandung Barat yang selalu mendahulukan membaca Sholawat sebelum menanda-tangani dokumen apapun? (PapaRief)