BPKP Jabar Menilai Administrasi Sektor 21 Sudah Berjalan Baik

0
183

CIMAHI – Tim BPKP Perwakilan Jawa Barat telah selesai memonitor dan mengevaluasi administrasi di Posko beserta lapangan di Sektor 21 dan dinilai sudah tertib. Dansektor 21 Kol. Inf. Yusep Sudrajat berharap dengan pemeriksaan ini akan meningkatkan kinerja Satgas di wilayah tugasnya.

Safarus Rahimansyah, Auditor Madya di Perwakilan BPKP Jawa Barat sangat mengapresiasi Sektor 2. Ia mengatakan administrasi di Sektor 21 sudah cukup bagus demikian juga di lapangan sudah kondusif karena dari 187 industri yang IPALnya kurang bagus sudah diperbaiki dengan biaya yang cukup tinggi.

Ia mengemukakan, timnya selain memonitor dan mengevaluasi kegiatannya juga rencana aksi (Renaksi) yang digulirkan Sektor 21 dan Sektor lainnya di Jawa Barat yang jumlahnya 23 Sektor.

Safarus mengemukakan, khusus di Sektor 21 ini fokus ke limbah industri dan apa yang dilaporkan Dansektot 21 sudah sesuai dengan yang di lapangan.

Setelah pemeriksaan ini, katanya, Tim akan melaporkannya ke pusat. “Jadi hasil monitor dan evaluasi ini dilaporkan ke pusat termasuk renaksinya,’ ujarnya.

Sementara, Dansektor 21 menyatakan, kegiatan tim BPKP ke Sektor 21 mengecek dan meninjau ke lapangan, ke pabrik-pabrik yang sudah memperbaiki kondisi IPALnya. Bahkan ada industri yang menambah perbaikan Ipalnya dengan biaya yang cukup besar.

” Mudah-mudahan saja, katanya, dengan pemeriksaan dari Tim BPKP ini program Citarum Harum tetap berjalan dan diharapkan tahun 2024 air Citarum sudah dapat digunakan kembali oleh masyarakat Jawa Barat.”

Menurut Kolonel Yusep Sudrajat, semua kegiatan dan disposisi tim BPKP di Sektor 21 akan dilaporkan ke komando atas. Demikian pula monitoring tim BPKP ini merupakan bahan koreksi untuk kegiatan lanjutan sesuai fakta dan bukan rekayasa.

Dalam monitoring ke Sektor 21, Tim BPKP di Posko memeriksa di Sektor 21 untuk tertib administrasi dan sinkronisasi tentang Renaksi Satgas Citarum Harum dan lanjutan sosialisasi.

Tim Sektor 21 juga mendampingi Tim BPKP meninjau industri PT. Kamarga KaruniaT ex dan PT. Sansan SaudaraTex keduanya di Cimahi Selatan untuk mengecek hasil IPAL kedua industri itu disaksikan kedua Direktur perusahaan tersebut masing-masing Totok dan Hari Danubrata.

Dilanjutkan dengan memeriksa dan mengecek insenerstor di wilayah Kelurahan Cibeureum Subsektor 13 Cimahi Selatan serta mengecek pembuatan septictank di wilayah Subsektor 14 Cimahi Utara.**

Elly