Dodi Dharma Cahyadi: Terima Kasih Atas Kebersamaan dan prestasi Ini

0
797
Kepala Unit Pengelola Bandar Udara (UPBU) APT Pranoto Samarinda, Dodi Dharma Cahyadi.

JAKARTA,– Kepala Unit Pengelola Bandar Udara (UPBU) APT Pranoto Samarinda, Dodi Dharma Cahyadi saat dihubungi melalui selulernya, Jumat  (3/1/2020) mengatakan libur Natal dan Tahun Baru 2020 kali ini kinerja dan operasional bandara tidak terganggu, kalaupun masih ada beberapa perbaikan.

“Apapun kami bersyukur frekwensi penerbangan dan pelayanan kepada penumpang  dari dan menuju Samarinda nyaris terisi penuh. Kami Juga mengucapkan terima kasih atas peran serta dan dukungan mitra kerja, para maskapai yaitu Garuda, Batik Air, Lion Air, Wings Air, Expres Air, Citylink dan Susi Air. Dimana kesemuanya ini telah mendukung pencapaian target penumpang diatas 70 persen selama libur Natal dan Tahun Baru lalu. Juga kepada para tenant yang terus semakin bertambah baik yang didalam maupun luar bandara. Ini bentuk sinergitas dan semangat bersama mengabdi untuk Kota Samarinda. Kalau pun kami masih melakukan beberapa pembangunan dan renovasi, namun result-nya cukup membanggakan, diluar ekspetasi. Ini harus kami pertahankan untuk waktu mendatang ya, ini prestasi ya, bukan ‘trial error ya. Semua sudah dikalkulasi matang,” kata Dodi dengan nada bahagia.

Memang, saat ini sedang tahap finalisasi atas  optimalisasi Taxi-way dan pemasangan Airfield-Lighting System (AFL) saja. Ditambahkan Dodi lagi, baik saat libur panjang kemarin dan kedepan, pihaknya belum ada rencana penambahan izin rute yang dibuka.

“Ini juga telah saya sampaikan ketika Menhub (Budi Karya Sumadi) rawuh dan berkunjung kes ini waktu lalu. Menhub sangat mendukung akan progress yang ada, dan tetap berpesan agar terus memberikan pelayanan yang terbaik dalam segala hal (quality-services) khususnya kepada para penumpang dengan jalur penerbangan jurusan Samarinda-Jakarta dan Samarinda-Surabaya,” jelasnya.

“Iya betul, saat liburan kemarin kedua jalur Itu menyumbang pencapaian target. Tentunya, kinerja dan prestasi kami ini tidak lepas dari dukungan Kemenhub, DPRD, Gubernur Kaltim, Wali Kota Samarinda, TNI-Polri, asosiasi profesi dan perusahaan penerbangan, manajemen dan seluruh staf bandara serta semua pihak yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu melalui media ini. Pokoknya, kami bangga atas semua ini, kalau pun bandara ini usianya terhitung muda karena kami baru opearsional bulan November 2018 lalu,” tambah Dodi.

Prestasi lain Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda  diakhir tahun 2019 ini adalah kepercayaan yang diberikan Presiden Jokowi dan Menhub agar melakukan program penggunaan energi terbarukan dan  proyek percontohan yang bekerja sama dengan Total Solar Distribusion Generation melalui perjanjian sewa guna usaha untuk peralatan tenaga surya photovoltaik.

“Ini akan menghemat lebih dari 40 persen anggaran energi dan listrik. Saya belum re-check bandara mana saja yang sudah menggunakan ini,” ujar Dodi.

Bandara APT Pranoto merupakan relokasi dari Bandara Temindung yang sudah tak bisa dikembangkan lagi. Pemprov Kalimantan Timur mulai membangun Bandara APT Pranoto pada 2011 dan selesai pada 2017.

Kemudian, masih kata Dodi, pada tahun 2018, bandara baru ini diserahkan pada Ditjen Perhubungan Udara agar operasionalnya dapat dikembangkan lebih lanjut melalui Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Temindung. Untuk hal Itu pula dilakukan beberapa kegiatan tambahan untuk memastikan standar keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelayanan di bandara terpenuhi sesuai dengan Annex 14 International Civil Organization (ICAO) dan Peraturan Keselamatan penerbangan Sipil part 139 tentang Aerodromes.

“Diantaranya yang telah dilakukan adalah pembuatan runway strip, landscape, dan pemagaran kompleks bandara. Jadi sudah lengkap ya,” ujarnya.

Dodi mengingatkan bahwa Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda telah meraih penghargaan Best Airport atau Bandara Terbaik  Kategori UPBU Kelas II pada gelaran Bandara Awards 2019 lalu.

“Bandara APT Pranoto ini diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo tanggal 25 Oktober 2018 lalu, dan satu tahun kemudian kami mendapatkan penghargaan itu. Sekali lagi saya sampaikan melalui media ini, bahwa seluruh prestasi Tahun 2018-2019 adalah hasil kerja keras dan  kebersamaan kita selama ini, Alhamdulillahirabilalamiin,” tandasnya. [PpRief/RL]