Kunjungan Dansektor 21 Citarum Harum Ke Sektor Pembibitan Cisanti

0
202

BANDUNG – Dansektor 21 Satgas Citarum Harum memulai programnya dengan membuka lahan prmbibitan dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi hinggs muncul Subsektor Pembibitan dan Pendidikan walau belum tersedia personelnya.

Dansektor 21 Kol. Inf. Yusep Sudrajat bersama tim saat meninjau Pembibitan di Bongkor dan Cikembang yang dipimpin Dansektor Kol. Kav. Dwi Haryoko menjelaskan, Sektornya memanfaatkan lahan seluas 5 Ha dari DLH Kota Cimahi.

Karena itu, Sektor 21 ingin mengadop (menerapkan ilmu) dari Sektor Pembibitan Kol. Dwi yang luasnya 15 Ha dan 27 Ha perlu mengadop apa yang ada di Sektor Pembibitan ini.

Kol. Yusep meyakini walau belum ada personel untuk memenejnya bisa menerima ilmu dari Sektor Pembibitan Kol. Dwi dan akan diterapkan dalam rencana pembentukan Subsektor Pembibitan karena sudah memiliki lahannya.

Untuk itu, Sektornya perlu mencari prajurit tenaga akhli. “Hasil menimba ilmu ini harus bisa dimanfaatkan untuk Sektor 21 Satgas Citarum Harum karena banyak lahan gundul untuk dihijaukan kembali, ucap Kol. Yusep.

Dengan demikian ia berharap di Sektor 21 juga dapat mampu menyamai seperti di Sektor Pembibitan Kol. Dwi, minimal satu klik di bawahnya.

Keyakinannya ini disampaikan dengan dimulai dengan niat. ‘A malu bin niah. Apalagi ada dukungan dari DLH Kota Cimahi dengan bantuan lahan dan dapat dukungan DLH Kota Cimahi harus mampu dimanfaatkan.

“Niat ini harus diwujudkan walau pun belum tersedia dana. Kita tidak boleh berhenti. Kita buat persemaian,” tegas Dansektor 21 Kol. Inf. Yusep Sudrajat.

Sementara Dansektor Pembibitan Kol. Kav. Dwi Haryoko mengemukakan, saat bertugas di wilayahnya banyak lahan gundul. “Saat itu ada sekitar 8.000 ha lahan gundul di hulu Citarum sekitar wilayah Cisanti,” ujar Kol. Dwi.

Tugasnya sesuai dengan program Citarum Harum menghijaukan lahan gundul termasuk ke luar kawasan dengan awalnya menyiapkan 1 juta bibit, baik di lahan pemerintah mau pun lahan pribadi.

Karena itu, ia berterimkasih atas kunjungan Dansektot 21 untuk rencana pembibitan di wilayah tugasnya, ke Sektor Pembibitan.*

Elly Susanto