SOS Children’s Village Indonesia: Lilin Dalam Kegelapan Anak

0
156

JAKARTA,– “Saya mendapatkan banyak hal positif, motivasi dan keinginan berwiraswasta dalam perhotelan dan kelak selesai magang jika mulai bekerja uangnya saya sisihkan untuk biaya mengumrohkan ibu. Saya merasa mampu mandiri sejak dibimbing oleh SOS Children’s Villages sejak tahun 2017 lalu, maka saya bersyukur jika akhirnya saya bisa belajar bekerja sebagai housekeeping di hotel besar”, demikian Deni Kurniawan (17) warga Sukasari, Bogor salah satu siswa magang Program Youth Internship 2020 yang merupakan kerja sama SOS Children’s Villages dengan Marriott Hotel Group.

Ditambahkan Nurul Adinda (20), warga Ciawi, Bogor yang juga siswa magang sebagaimana Deni diatas. “Saya lebih mandiri dan lebih peduli kepada anak anak terlantar lewat pelatihan yang diberikan SOS Children’s Villages Indonesia, jika memang diberi kesempatan dan rejekinya ada ke depan saya ingin punya usaha kuliner atau laundry karena Bogor banyak kampus dan banyak turis,” kata Nurul.

Program Youth Internship 2020 tersebut merupakan bagian dari program Global “YouthCan!” di mana fokusnya pada penguatan kapasitas bagi anak muda SOS Children’s Villages dengan menggandeng berbagai pihak untuk mendukung anak muda mencapai kemandirian. Deni dan Nurul adalah dua anak yang mewakili 5500 anak di 10 Kota yaitu; Lembang, Jakarta, Bogor, Sekarang, Yogyakarta, Tabanan, Maumere, Banda Aceh, Meulaboh, dan Medan yang seolah mendapat ‘lilin dalam kegelapan’, yang diberikan oleh SOS Children’s Villages Indonesia.

Lusiana Udjaja – PR and Communication Manager SOS Children’s Villages Indonesia kepada patrolicyber.com mengatakan, bahwa “Fokus dari program ini adalah memberikan pendidikan keterampilan kerja bagi anak remaja SOS Children’s Villages dengan tujuan meningkatkan kapasitas mereka, baik dalam bentuk hard skills ataupun soft skills. Program magang menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan dunia kerja kepada calon pekerja. Dalam program magang, perusahaan akan memberikan kesempatan anak-anak magang untuk belajar dan terjun langsung di dunia kerja.”

Gregor Hadi Nitihardjo, National Director SOS Children’s Villages Indonesia menegaskan bahwa SOS Children’s Villages kali ini menggandeng Marriott Hotel Group di Jakarta untuk melakukan kerja sama yang kemudian disebut program Youth Internship 2020. “Enam anak remaja kami seperti Deni, Nurul dan lainnya akan ditempatkan magang di beberapa hotel pilihan jaringan Marriot Hotel Group, yaitu Ritz Carlton Pacific Place, Four Points by Sheraton, The Hermitage, Keraton at The Plaza, Ritz Carlton Mega Kuningan, dan Mayflower Executive Apartment Jakarta. Kami ingin terus berbagi kesempatan kepada anak-anak Indonesia”, pungkas Gregor.

Hal senada disampaikan General Manager The Ritz-Carlton Jakarta Pacific Place, Subin Dharman bahwa sumber daya manusia merupakan aset paling berharga bagi perusahaan. Maka setiap orang memiliki kesempatan untuk terus belajar dan berkembang, sehingga dapat selalu memberi pelayanan, serta kenyamanan terbaik bagi para tamu. Ini alasan terdasar mengapa kami hadir dan mendukung SOS Children’s Villages Indonesia. Semoga akan berkelanjutan dan lebih banyak lagi pesertanya”, tutup Subin Dharman.

Ditambahkan Lusiana, “Selama enam bulan, terhitung dari tanggal 24 Januari 2020, mereka akan diperkenalkan pada area kerja perhotelan yang terdiri dari berbagai bidang dari kitchen, finance, housekeeping, laundry, dan engineering. Pendidikan berkualitas harus diberikan ke anak-anak. Nantinya semoga bisa jadi profesional di bidang hotel.” Kemudian Lusiana pamit dan mengakhiri perkenalan saya dengan SOS Children’s Villages pada Kamis (23/1) lalu di Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta. Dan, Benar, SOS Children’s Villages Indonesia ibarat lilin dalam kegelapan. Bravo!  (PpRief/RL)