Kapolsek Ciwidey AKP Ivan Taufiq, S.H Sosialisasikan SOP Jaga Tahanan, Cegah Tahanan Kabur

0
79

KAB, BANDUNG,-Kapolsek Ciwidey AKP Ivan Taufiq, S.H berikan sosialisasi SOP Jaga Tahanan yang digelar di ruangan Lobi Depan Mapolsek Ciwidey.

Sosialisasi ini diikuti oleh seluruh personel dari Polsek Ciwidey tanpa terkecuali setelah pelaksanaan apel pagi dan serah terima piket penjagaan mako berikut barang inventaris Polsek yang biasa dilakukan oleh personil di lapangan apel markas Polsek Ciwidey.

karena Jajaran Polsek Ciwidey lebih mengutamakan kedisiplinan diatas segalanya bukan karena Kapolseknya seorang militan Pasukan Brimob ( Brigade Mobil ) tapi disiplin ini memang harus selalu melekat disetiap sanubari anggota.

Dalam acara tersebut Kapolsek Ciwidey bertindak selaku nara sumber dalam mensosialisasikan SOP Jaga Tahanan yang saat itu hadir pula seluruh Kanit dari setiap Unit, diantaranya Kanit Reskrim IPTU Gagan Sugandi, Kanit Binnas IPTU Yaya Sunarya, SH., Kapolsubsektor IPDA Hendi Adiana, Kanit Lantas IPDA Saepul Aksan, Kanit Patroli Aiptu Sudarsono, Kanit Intel Aiptu Agus S, Kanit Provos Bripka Tus P dan Kasi Humas Bripka Ganda bahkan Setiap Ka SPK pun wajib hadir dalam giat sosialisasi SOP Jaga Tahanan tingkat Polsek ini, Minggu (02/02/20).

AKP Ivan menuturkan, SOP jaga tahanan ini sangat diperlukan untuk menghindari dan meminimalisir hal-hal negatif seperti tahanan kabur, penyerangan terhadap petugas ataupun masuknya barang-barang berbahaya dari luar khususnya dari keluarga ataupun pembesuk dari luar seperti Senpi/Sajam atau bahkan Narkoba ke dalam ruang tahanan, sarung dan bahan kain yang panjang seperti kemeja panjang atau celana panjang pun harus diperhatikan oleh anggota jagabdikhawatirkan tahanan stres kemudian melakukan suicide. Bahkan makanan pun yang biasa diberikan setiap hari juga harus tetap diperhatikan untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan terjadi pada tahanan itu sendiri, maka diperlukannya penjagaan yang maksimal oleh anggota piket.

“Tolong kepada seluruh anggota Polsek Ciwidey khususnya personil yang piket pada hari itu harus benar-benar memahami SOP ini dengan jelas, bila perlu cek selalu tahanan setiap jam dan dilaporkan melalui grup WhatsApp Polsek kita. Jika ada yang kurang jelas langsung tanyakan sehingga selesai acara ini bisa langsung diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas sehari” Ungkap AKP Ivan.

lebih lanjut AKP Ivan mengatakan, sesuai dengan arahan pimpinan dan pentunjuk dari Kapolresta Bandung Kombespol Hendra Kurniawan, S.I.K bahwa masing-masing personel wajib memiliki kompetensi dan memahami tentang tugas, fungsi dan tanggung jawabnya.


“SOP ini bertujuan untuk menertibkan baik aspek administrasi ataupun operasional penjagaan tahanan. Semua proses harus tercatat sebagai bagian dari pertanggung jawaban petugas jaga piket dalam mengamankan Markas termasuk barang inventaris polsek seperti Senpi Dinas, Kendaraan R4 dan R2 dinas bahkan yang menjadi atensi adalah jaga tahanan” Imbuhnya.

Pihaknya berharap dengan sosialisasi ini, profesionalisme petugas jaga atau anggota yang piket pada hari itu maupun hubungan tata cara kerja (HTCK) antar unit terkait dengan pengamanan tahanan dapat semakin meningkat karena tahanan ini merupakan tanggung jawab kita bersama. Meskipun berstatus sebagai tahanan bukan berarti perlakuan terhadap mereka berbeda. Tentu tidak. Semua hak sebagai tahanan diberikan sepenuhnya. Mulai dari ruang tahanan yang relatif bersih berikut Kamar mandi, makan hingga ibadah. Salah satu yang mungkin luput dari perhatian adalah pemeriksaan kesehatan rutin bagi tahanan.
“Terakhir, Pawas Polsek dan Ka SPK harus tetap inten dalam melakukan pengawasan secara melekat pada saat piket. Termasuk anggota piket agar melaksanakan pengecekan setiap saat baik keamanan dalam tahanan itu sendiri ataupun masalah kesehatannya tetap diperhatikan” Pungkasnya.

YADI