Anargya Enterprise-Titan Center: Lawan Pre-Ekslampsia, Lawan Stunting!

0
118

JAKARTA,– Dari beberapa seminar atau talkshow yang patrolicyber.com ikuti selama ini, ada yang menarik yang diselenggarakan Anargya Enterprise yang diback-up Titancenter dalam tema ๐™ƒ๐™š๐™–๐™ก๐™ฉ๐™ ๐™๐™–๐™ž๐™ง – ๐˜ฝ๐™š ๐™Ž๐™ข๐™–๐™ง๐™ฉ, ๐™ƒ๐™š๐™–๐™ก๐™ฉ๐™๐™ฎ, ๐™ƒ๐™–๐™ฅ๐™ฅ๐™ฎ event. ๐’๐š๐›๐ญ๐ฎ, ๐Ÿ ๐…๐ž๐›๐ซ๐ฎ๐š๐ซ๐ฒ ๐Ÿ๐ŸŽ๐Ÿ๐ŸŽ di  ๐“๐ข๐ญ๐š๐ง ๐‚๐ž๐ง๐ญ๐ž๐ซ, ๐๐ข๐ง๐ญ๐š๐ซ๐จ ๐‰๐š๐ฒ๐š, Tangerang lalu.

Venue di ๐‘๐ฎ๐š๐ง๐  ๐“heater dengan lebih dari 400 seat membuat added- vallue event, termasuk pelayanan terbaik manajemen event, presentation equipment, dan sebagainya. Termasuk materi yang disampaikan para pemapar dan bintang tamu yang di-endorse (Yasmine Wildblood dan Kartika Putri).

Sesi pertama bertema, “๐๐ž ๐’๐ฆ๐š๐ซ๐ญ, ๐‚๐š๐ฅ๐ฆ, and ๐‡๐š๐ฉ๐ฉ๐ฒ ๐’๐ž๐ฃ๐š๐ค ๐€๐ฐ๐š๐ฅ ๐Š๐ž๐ก๐š๐ฆ๐ข๐ฅ๐š๐ง” Oleh ๐๐ซ. ๐ƒ๐ž๐ฐ๐ข ๐‘๐š๐ญ๐ข๐ก ๐’๐ฉ๐Ž๐†, ๐Š, ๐Œ๐ฌ๐ข, ๐Œ๐„๐ƒ ๐๐š๐ง ๐˜๐š๐ฌ๐ฆ๐ข๐ง๐ž ๐–๐ข๐ฅ๐๐›๐ฅ๐จ๐จ๐.

Dari rangkaian materi, ada yang menarik, yaitu tentang “Pre-Eklampsia, suatu kondisi yang berbahaya pada saat perempuan hamil yang diakibatkan oleh tekanan darah tinggi dan kelebihan protein dalam urine. Penyakit ini timbul setelah 20 minggu usia kehamilan. Apabila tak segera diobati, penyakit ini dapat menimbulkan komplikasi bagi ibu dan janin seperti, aliran darah ke plasenta berkurang, risiko kerusakan pada plasenta meningkat, dan sebagainya.

Menurut dokter Dewi Ratih, bila pre-eklampsia tidak segera ditangani, dapat menimbulkan kejang tubuh, pembengkakan pada pipi, tangan, kaki dan lainnya.

Gejalanya dimulai adanya  nyeri di bagian perut kanan atas, sakit kepala, penglihatan terganggu, dan terjadi perubahan status mental, seperti penurunan kewaspadaan. Bila tidak cepat diobati, organ-organ vital (otak, hati dan ginjal) bisa rusak dan akan menyebabkan koma. Risiko kematian bagi Anda dan si bayi turut meningkat.

Hal lain, adanya tekanan darah yang tinggi, umumnya terjadi saat kehamilan menginjak 20 minggu atau berlangsung lebih dari 12 minggu setelah melahirkan.

Berat badan bertambah diluar kewajaran dapat juga terjadi, sakit kepala, mual dan muntah termasuk produksi urine yang menurun. Tapi ini tidak berlaku yang sama kepada setiap perempuan hamil, maka periksakan kepada dokter itu langkah yang paling tepat.

Dokter Dewi Ratih, juga mengatakan bahwa , ada beberapa faktor yang menyebabkan timbulnya penyakit Pre-Eklampsia pada waktu hamil, antara lain: Riwayat keluarga,  Bila anggota keluarga ada yang mengidap penyakit ini, risiko terjadi.

“Maka jika putri anda sedang mengalami ini, dalam arti sedang hamil, periksakan segera. Saya tidak bilang jika ini genetika, keturunan ya,” tambahnya.

“Selain konsultasikan dengan dokter, hal lain adalah perbanyak kosumsi makanan yang mengandung vitamin D dan melakukan perawatan prenatal sejak dini secara teratur, dan lainnya,” tuturnya.

Sesi kedua, bertema “๐‚๐ž๐ ๐š๐ก ๐’๐ญ๐ฎ๐ง๐ญ๐ข๐ง๐  ๐๐ž๐ง๐ ๐š๐ง ๐Œ๐๐€๐’๐ˆ ๐Ž๐ฉ๐ญ๐ข๐ฆ๐š๐ฅ”, oleh ๐๐ซ. ๐ˆ๐†๐ ๐€๐ฒ๐ฎ ๐๐š๐ซ๐ญ๐ข๐ฐ๐ข, ๐’๐ฉ๐€, ๐Œ๐€๐‘๐’”

Dokter Tiwi, menggarisbawahi bahwa saat ini terdapat 35,6% atau sekitar 7,8 juta dari 23 juta balita di Indonesia menderita stunting alias (tubuh) pendek karena gizi buruk.

Angka tersebut terbilang tinggi dan menempatkan Indonesia sebagai negara dengan jumlah balita penderita stunting terbanyak kelima di dunia Dan WHO pun menetapkan Indonesia sebagai negara dengan status gizi buruk. Dan  masyarakat tidak boleh tinggal diam melihat kenyataan tersebut.

Masalah stunting bukan  hanya soal tubuh yang pendek. Lebih dari itu, stunting bisa jadi masalah karena anak lebih rawan  meninggal dan penurunan IQ,  kemampuan kognitif mereka tidak terlalu baik.

Masih kata dokter Tiwi, stunting Bisa dicegah dengan makanan bergizi, memberikan asupan gizi yang baik kepada anak di 1.000 hari pertama dalam kehidupan mereka, yakni dari dalam kandungan hingga usia 2 tahun. Makanan dengan   protein hewani pada anak sejak usia 6 bulan, dengan asupan 1,1 gr per berat badan (BB). “Protein hewani Itu perlu, bukannya puree nabati. Protein hewanilah yang akan mencegah stunting. Protein hewani, yang mengandung Adam amino, merupakan modal penting untuk anak bisa tumbuh dengan baik. Kacang-kacangan juga baik, apalagi kacang kedelai , tapi ya tidak lengkap”

Sumber protein hewani tidak selalu harus mahal, daging sapi impor, atau ikan salmon memang baik tetapi agak Mahal kan ya. Maka solusi lain ada di aneka Ikan laut yang tidak kalah kualitasnya. Seperti Ikan kembung terbukti memiliki kandungan omega-3 lebih tinggi ketimbang ikan salmon.

“Kita sebagai orang tua  sekiranya dapat memantau pertumbuhan anak dengan rutin  ke dokter anak atau posyandu secara berkala. Periksa pertumbuhan anak setiap bulan jika usianya masih di bawah 1 tahun, dan setiap 3 bulan jika usianya sudah 1-3 tahun,โ€ jelasnya.

โ€œDengan demikian pertumbuhan anak akan terpantau dengan baik bersama dokter,  seorang anak bisa dikatakan stunting, jika tinggi badannya berada di bawah standar pertumbuhan anak tersebut. Bahkan bukan tentang pertumbuhan fisik anak,  stunting juga berisiko mengganggu perkembangan kognitif dan kemampuan belajar anak juga rawan   risiko anak mengalami berbagai penyakit kronis ketika dewasa, seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung,” katanya.

Terimakasih Anargya Enterprise atas pelayanan terbaiknya. Bravo anak anak Indonesia, Lawan Pre-Eklampsia, Lawan Stunting! (PpRief/RL)