Kekurangan Personel, Basarnas Manfaatkan Potensi Melalui Pelatihan Hart dan Jungle Rescue

0
144
Foto bersama usai pembukaan Pelatihan SAR di Ketinggian (Hart) dan di Gunung Hutan (Jungle Rescue) bagi potensi SAR Jawa Barat yang dilaksanakan di Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Bandung, Senin (3/2/2020)

SUMEDANG,– Pembukaan Pelatihan SAR di Ketinggian (Hart) dan di Gunung Hutan (Jungle Rescue) bagi potensi SAR Jawa Barat yang dilaksanakan di Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Bandung selama 6 hari, mulai tanggal 03 hingga 08 Ferbruari 2020 dibuka langsung Direktur Bina Potensi Basarnas, I Ketut Parwa, SH., MM.

Parwa mengatakan, pelatihan SAR ini merupakan program nasional yang dicanangkan Kepala Basarnas dan didukung pemerintah.

“Perlu kita sampaikan, bahwa Basarnas kekurangan personil dan termasuk alat-alat. Oleh karena itu, kita berdayakan potensi-potensi, termasuk sumber daya manusia yang ada di daerah. Tahun ini target kita juga mendidik potensi tersebut di seluruh Indonesia,” jelas Parwa, usai membuka pelatihan di SAR Bandung, di Parakanmuncang, Jalan Raya Bandung-Garut, Kabupaten Sumedang, Senin (3/2/2020).

Dia berharap, potensi yang dididik itu nanti bisa membantu Basarnas dalam menjalankan tugasnya.

“Nanti juga ada Forum Kordinasi Pencarian dan Pertolongan Daerah. Forum ini fungsinya sebagai wadah pembinaan dan wadah komunikasi hingga evaluasi,” katanya.

Parwa menandaskan, pelatihan hart dan jungle rescue ini disesuaikan dengan kondisi setiap daerah.

“Semisal Jawa Barat yang memiliki rawan bencana longsor dan banjir, maka pelatihah kepada personil akan diberikan sesuai potensi bencana tersebut,” pungkasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Patroli Cyber, pelatihan ketiggian akan dilaksanakan di daerah Tasikmalaya, sedangkan latihan gunung hutan akan dilakukan di Gunung Kareumbi. [Abas]