Dukung 7 Program Kapolri, Humas Polres Karawang Polda Jabar Mantafkan Management Media

0
58

Karawang, – Dalam rangka meningkatkan kemampuan menulis, dan Menunjang 7 Program Kapolri, Humas Polres Karawang Polda Jabar Gelar Pemantapan Manajemen Media dengan Melaksanakan Binteknis Fungsi Humas Bidang Jurnalistik Polres Karawang, Bertempat Di Aula Mapolres Karawang, Selasa (4/2/2020)

Paur Humas Polres Karawang Iptu Memet menyampaikan bahwa kegiatan ini dalam rangka meningkatkan kemampuan menulis di kalangan kehumasan di Jajaran Polres Karawang Polda Jabar.

Sebagai pemateri awal, Disampaikan Agus Wahyudin, SE (Jurnalis Polda Jabar), pers memiliki peranan strategis dalam menyampaikan pesan-pesan kegiatan kepolisian.

”Partisipasi media massa sangat dibutuhkan dalam agenda kegiatan keseharian polisi dengan kekritisannya yang membangun, cerdas, edukatif dan bermartabat,” kata Agus

Acara ini, diikuti para pengiat humas dan public relations, jajaran polsek se Polres Karawang yang ingin mendalami keterampilan penulisan naskah jurnalistik.

Melalui workshop jurnalistik ini, peserta di harapkan mampu mengemas naskah-naskah di media internal mereka menjadi jauh lebih menarik, baik itu naskah berita, artikel, feature, ataupun tulisan laporan.

Dalam pelatihan ini, diajarkan beberapa materi terkait jurnalistik seperti writer’s block. Writer block, sering dihadapi seorang penulis, karena pikiran menjadi buntu sehingga menghalangi keluarnya gagasan. Dalam pelatihan ini diajarkan teknik bagaimana mengatasi writer block.

Materi lain yang diajarkan adalah teknik menulis berita dan press release. Tidak semua peristiwa layak diberitakan. Tidak pula semua hal harus disampaikan. Ada kriteria jurnalistik yang perlu dikuasai, sehingga naskah berita yang dihasilkan memang benar-benar bernilai tinggi.

Teknik menulis artikel populer. Menulis artikel tidak sama dengan menulis berita ataupun features. Dalam sesi ini peserta dilatih bagaimana menggarap sebuah artikel popular yang menarik, dengan bahasa yang mudah dipahami.

Teknik menulis feature dan laporan. Apa bedanya menulis berita dengan menulis feature? Bagaimana mendapatkan sumber bahan penulisan feature? Bagaimana melakukan liputan dan wawancara, dan menuangkannya menjadi sebuah naskah feature yang enak dibaca? Topik-topik inilah yang akan dipelajari dalam sesi pelatihan ini.

Teknik menyunting dan meramu naskah. Setelah draft naskah jurnalistik dihasilkan, atau ada naskah kontributor yang masuk, maka pada umumnya naskah tersebut perlu direvisi dan bahkan bisa jadi harus dikemas ulang. Bagaimana mengubah naskah yang tadinya “biasa-biasa saja” menjadi naskah yang “luar biasa”.

Yadi