Kotaku di Desa Sayang, Penanganan Permukiman Kumuh dan Mendukung Sumedang Buludru

0
151

SUMEDANG,– Guna mengatasi tumpukan sampah dan kesulitan air bersih di wilayah Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, program Kotaku akhirnya direalisasikan di RT 01, RW 06, Desa Sayang, Jatinangor.

Desa Sayang terpilih sebagai pembangunan Kotaku dari 38 desa di tiga kecamatan, yakni Jatinangor, Sumedang Selatan dan Sumedang.

Dalam program Kotaku, dilakukan Pembangunan Reduce, Resycle, dan Resue (TPS 3R) yang secara langsung diresmikan Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir bersama Anggota DPRD Sumedang Asep Kurnia dan Dudi Supardi serta Muspika Jatinangor di tempat pengelolaan sampah Dusun Sayang RT 01 RW 06 Desa Sayang, Rabu (5/2/2020).

Dikonfirmasi wartawan, Dodi Kurnaedi mengatakan bahwa ada tiga bidang yang dibangun dalam program Kotaku, antara lain pembangunan sarana air bersih sebesar Rp 100 juta, tempat pengelolaan sampah (TPS 3R) senilai Rp 525 juta. Adapun sumner anggaran tersebut dari BPM Rp 495 juta dan swadaya masyarakat Rp 30 jutaan.

“Kami bersyukur, berkat kerja keras Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Desa Sayang yang mendambakan membangun TPS, akhirnya terelalisasikan. Semoga masyarakat bisa benar-benar memanfaatkan TPS ini dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, H. Dony Ahmad Munir mengapresiasi dibangunnya TPS 3R. Ia berharap TPS 3R mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA Cibeureum dan Cijeruk.

“Sebagai bentuk perhatian dari Pemkab Sumedang, nanti akan disumbangkan roda sampah dan mesin pencacah sampah. Ini anggaran dari pusat. Semoga bisa dimanfaatkan masyarakat. Sumbangan roda pengangkut sampah ini karena ini lokasi di desa tersebut masuk gang,” jelasnya.

Anggota DPRD Sumedang Asep Kurnia didampingi Dudi Supardi juga turut berkomentar. Menurut dia, dengan dibangunya TPS 3R dan dua titik sarana air bersih diharapkan dapat mempercepat penanganan permukiman kumuh, dan mendukung program Sumedang Buludru.

“Gerakan 100-0-100 yaitu 100 persen akses universal air minum, 0 persen permukiman kumuh, dan 100 persen akses sanitasi layak. Mari bersama wujudkan Jatinangor Hade Kasohor dan Cimanggung Kapigandrung. Kami dewan di dapil 5 siap mengawal program ini,” ujar Asep.

Pria yang karip disapa Akur itu menambahkan, bahwa DPRD Sumedang Komisi 1 bersama Bupati Sumedang menyumbang pembangunan masjid Al Huda di RW 03 Desa Sayang senilai Rp 50 juta.

“Kami pun sangat mengapresiasi sekali setiap program masyarakat ini. Kami juga menyumbang bagi pembangunan masjid,” tandasnya. [Abas]