Manfaatkan LPSE, Sindikat Penipu Gentayangan Mencari Korban

0
110

KOTA BANJAR,- Sebut saja Uci, salah satu pengusaha sekaligus menjadi korban penipuan orang tidak dikenal. Awalnya Uci berkenalan dengan Ag. Ia dikenalkan melalui rekan sesama pengusaha. Uci pun sangat yakin dengan pembicaraan Ag/pelaku.
Uci menuturkan, dengan diiming-imingi bisa meloloskan tender Banprov APBD Ciamis, Ag meminta uang yang jumlahnya tidak sedikit, yakni kurang lebih Rp 100 juta.

“Namun setelah proses panjang, hanya kekecewaan yang didapat, ternyata paket lelang tersebut CV lainlah pemenangnya,” ucapnya.

Hapid menuturkan, dirinya sebagai fasilitator sekaligus korban dari Ag bahwa Ag telag memanfaatkan Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) untuk mencari korbannya. d
“Diduga pelaku browsing data LPSE untuk melihat paket yang akan dilelang pengadaan dan barang di LPSE Ciamis,” ujarnya.

Saat ditanya, Ketua LPSE, Okta meminta agar siapapu jangan percaya kepada orang yang mengaku bisa meloloskan lelang tender APBD, apa lagi ada embel meminta uang.

“Lelang secara elektronik bersifat independen, kita profesional, tidak bisa diintimidasi dan tahan godaan,” pungkasnya. ****