Kunker ke Polda Jabar, Puslitbang Polri Lakukan Penelitian Penggelaran Efektivitas Sistem e- MP Reskrim

0
99

Kunker ke Polda Jabar, Puslitbang Polri Teliti Efektivitas Sistem e- MP Reskrim
BANDUNG,-Telah dilaksanakan kegiatan Kunjungan kerja Puslitbang Polri dalam rangka pelaksanaan penelitian tentang efektivitas penggelaran sistem elektronik menejemen penyedikan ( e.MP) Reskrim dalam mewujudkan pelayanan prima polri di wilayah Polda Jabar, bertempat di Aula Herman Polda Jabar, Senin (24/8/2020).

Pelaksana kegiatan tersebut yaitu Team puslitbang Polri
Kombes Pol. Syahrial M. said, S.I.K selaku Ketua Team, Konsultan UGM Drs. Priya Handana, S, sos, MPA,P, hd, Pembina I Ahmad munif, S.H, M.Si selaku anggota, Penda I Bugi martono selaku anggota, Karorena Polda Jabar serta anggota Dit. Reskrim Polda Jabar yang terlibat Sprin dalam kegiatan Puslitbang Polri

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Erdi Adrimurlan Chaniago,S.I.K., M.Si menjelaskan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah meneliti tentang efektivitas penggelaran sistem elektronik menejemen penyedikan ( e.MP) Reskrim dalam mewujudkan pelayanan prima Polri di wilayah Polda Jabar

Adapun dalam kegiatan penelitian dimaksud, Tim Puslitbang Polri mengangkat permasalahan mengenai keselarasan antar fitur – fitur aplikasi e – Manajemen Penyidikan dengan proses bisnis penyidikan secara manual berdasarkan Perkap No.6 tahun 2019 dalam hal ketersediaan fitur, kesesuaian fungsi fitur, kemudahan penggunaan fitur, kecepatan akses penggunaan fitur dan adanya error atau cacat pada fitur.

Disamping itu menurut Kabid Humas Polda Jabar, diangkat permasalahan tentang bagaimana dukungan personel untuk implementasi aplikasi e-Manajemen Penyidikan yang mencakup perencanaan, pengembangan aplikasi, tugas instalasi aplikasi, pelatihan aplikasi, pendampingan penggunaan aplikasi seperti help desk atau call center atau technical sipport serta tugas pelaporan dan pengawasan.

“Kecepatan jaringan komunikasi data untuk mengakses dan memanfaatkan aplikasi e-Manajemen Penyidikan dalam membuat dokumen administrasi penyidikan, juga turut diangkat untuk diteliti”, tutup Kabid Humas.
Yadi