Babinsa Banjarparakan Sigap Tangani Korban Banjir

0
25

BANYUMAS,- Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi pada Senin malam tadi, mengakibatkan sungai Serayu di Banyumas meluap, Selasa (17/11/2020).

Akibat dari meluapnya sungai terpanjang di Banyumas ini, mengakibatkan masyarakat yang berada di hamparan sungai terendam.

Salah satunya di rumah salah seorang warga Desa Banjarparakan Rt. 01 Rw. 06 Kecamatan Rawalo Kabupaten Banyumas, Kandar, air sungai Serayu menggenang rumahnya setinggi 70 Cm sejak pagi hari pukul 05.30 WIB.

Dikatakan Kandar, banjir melanda rumahnya akibat hujan deras yang terjadi Senin sore kemarin hingga dini hari tadi. Sekitar menjelang Subuh, air sungai Serayu mulai naik dan menggenangi rumahnya dan tetangganya dengan ketinggian 10 Cm. Sekitar pukul 05.00 WIB air sudah masuk keruang tamu dengan ketinggian 25 Cm. “Air mulai naik, saya dan keluarga melakukan penyelamatan barang-barang rumah kami ketempat yang lebih tinggi dan aman dari air”, ungkapnya.

“Sekira pukul 05.30 WIB, air tambah besar dan merendam seluruh bagian rumah kami ketinggian sekitar 40 Cm”, lanjutnya.

Dengan kejadian tersebut, serta merta Babinsa Desa Banjarparakan Koramil 16/Rawalo Sertu Suherlan setelah mendapat informasi dari masyarakat diwilayah tersebut, langsung merapat kelokasi namun sebelumnya melaporkan kepimpinannya dan ke perangkat desa.

Dikatakan Sertu Suherlan, apa yang dilakukannya tersebut sebagai rasa kepedulian dengan dengan sesama atas musibah yang menimpa masyarakat diwilayah binaannya. Selain itu, untuk membantu kesulitan yang dialami masyarakat akibat banjir meluapnya sungai Serayu.

“Banjir yang terjadi diwilayah ini, sudah sering melanda diwilayah ini, setahun bisa dua kali akibat air sungai Serayu meluap dampak dari intensitas hujan yang tinggi. Dengan melihat hal ini, kami sebagai aparat yang berkolaborasi dengan unsur pemerintah desa dan Kecamatan, sudah melakukan upaya-upaya pencegahan banjir ataupun mensosialisasikan dampak dari sungai Serayu yang sering meluap”, katanya.

Diterangkannya, rumah-rumah yang terdampak banjir ini, kebanyakan berada di bantaran sungai atau ditepian sungai sehingga hal ini mengakibatkan kebanjiran. Iapun beserta segenap elemen yang ada di Desa Banjarparakan, telah menghimbau masyarakat yang berada di bantaran sungai agar berpindah ketempat yang lebih aman.  (Kris/Wen)