Buntut Kerumunan Megamendung, Gubernur Jabar Pastikan Datang ke Mabes Polri

0
50
Ridwan Kamil saat memberikan keterangan kepada media di Gedung Sate Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (19/11/2020).

BANDUNG, — Ridwan Kamil menyatakan kesiapannya memenuhi undangan Bareskrim Mabes Polri terkait permintaan klarifikasi soal kerumunan dalam kegiatan Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab di Megamendung, Kabupaten Bogor. Disebutkan Gubernur Jawa Barat itu, surat undangan itu ia terima pada Rabu (18/11/2020) sore.

“Jadi bahasanya bukan diperiksa, tapi dimintai tambahan keterangan terkait acara di Bogor. tentunya saya sebagai warga negara yang taat hukum (undangan-red) seperti ini wajib kita penuhi dengan sebaik-baiknya,” ujar Emil, dalam konferensi pers di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (19/11/2020).

Menurutnya, kerumunan yang terjadi menjadi atensi publik lantaran Rizieq Shihab sudah lama tak berada di Tanah Air.

“Ekses itu seperti yang sudah kita pahami, kepolisian meminta klarifikasi dari sebagai pemimpin wilayah tempat terjadinya peristiwa tadi walaupun latar belakang dan asal-muasal situasinya itu tidak bisa dipersamakan,” kata sosok yang akrab disapa Emil itu.

Emil menilai kondisi penanganan kegiatan antara di Jabar dan daerah lain tak bisa dipersamakan. Sebab, tugas gubernur di luar DKI Jakarta hanya bersifat koordinatif dan tak mengurusi hal teknis kegiatan di setiap kabupaten dan kota.

“Semua provinsi di luar Jakarta itu sistem kewenangan pemerintahannya berbeda. Kalau di luar Jakarta semua kewenangan teknis itu ada di wali kota dan bupati. Jadi ada ribuan kegiatan setiap tahun di seluruh Jawa Barat itu dikelola oleh bupati dan wali kota. Karena hubungan antara bupati, wali kota, dan gubernur itu koordinatif yang tidak wajib melaporkan, hanya sifatnya koordinasi,” jelasnya.

Rencananya, Emil akan datang ke Jakarta pukul 09.00 WIB didampingi Kepala Biro Hukum Pemprov Jabar lantaran bakal membahas soal peraturan penegakan protokol kesehatan serta proses hierarki kewenangan pemimpin daerah.

“Saya kira itu saja sementara yang bisa saya sampaikan mengenai elaborasinya tentunya tidak bisa saya sampaikan. Karena saya menunggu jawaban pertanyaan yang akan dilaksanakan oleh pihak kepolisian,” pungkasnya. (DRY)