Polres Cirebon Kota dengan Cepat Ungkap Kasus Curanmor

0
76

CIREBON,- Team Sus Polres Cirebon Kota mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) roda dua dengan dasar Laporan Polisi Nomor : LP/226/B/IX/2020/JBR /CRB KOTA, tanggal 6 September 2020 dengan korban/ pelapor TH, warga Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, Kamis (19/11/2020).

Kapolres Cirebon Kota AKBP Syamsul Huda melalui Kasubbag Humas Polres Ciko membenarkan adanya penangkapan tersebut.

“Benar bahwa telah ditangkap dan diamankan dua orang terduga pelaku tindak pidana curanmor roda dua. Pengungkapan ini merupakan hasil kerja keras yang dilakukan anggota Tim Sus Polres Cirebon Kota. Alhamdulilah telah membuahkan hasil. Saya mengucapkan terima kasih atas keberhasilan ini, serta selamat untuk Kasat Reskrim yang langsung bergerak dan cepat menyesuaikan selaku pembina fungsi reskrim,” katanya.

“Hal ini merupakan keberhasilan Polres Cirebon Kota dalam kesungguhan serta keseriusan, tetap atensi serta konsisten pada tindak pidana yang telah meresahkan masyarakat, di tengah wabah virus corona dan menuju adaptasi kebiasaan baru (AKB),” tambahnya.

Dalam kasus ini, kedua pelaku yang berhasil ditangkap berinisial S (30) thn warga Kecamatan Kapetakan,  Kabupaten Cirebon dan inisial B (29) warga Kecamatan Srengseng, Kabupaten Indramayu.

Kasat Reskrim, AKP I PUTU ASTI Hermawan Santosa menambahkan, kronologis penangkapan tersangka bermula pada Minggu 6 September 2020, jam 19.30 Wib, di halaman Masjid Baiturrahman Gg. Campak, Kesenden, Kejaksan, Kota Cirebon.

“Saat itu telah terjadi dugaan tindak pidana curanmor R2 yang dilakukan S dan B dengan cara menggunakan kunci astag. Berawal dari hasil penyelidikan lapangan dan informasi selanjutnya tim gabungan langsung bergerak cepat. Dari keterangan saksi tersebut selanjutnya diketahui keberadaan pelaku S dan B. Kemudian tersangka berhasil diamankan,” tegas I Putu.

Dalam kasus ini, tambahnya, barang bukti yang berhasil diamankan berupa 1 pasang kunci astag serta 2 unit sepeda motor merk Honda Beat dan Honda Vario.

“Pasal yang dilanggar, Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. Selanjutnya penyidikan ditangani oleh Sat Reskrim Polres Cirebon Kota,” ucap I Putu. (Pur)