MAYBRAT,– Pj. Bupati Maybrat, Bernhard E. Rondonuwu menghadiri kegiatan penanganan inflasi daerah untuk meningkatkan perekonomian rakyat dengan program Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada Pedagang Mama (Finya) di Kabupaten Maybrat, Selasa (6/12/2022).
Adapun tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah sebagaimana amanat pemerintah pusat melalui Menteri Dalam Negeri yang menginstruksikan kepada pemerintah daerah dari provinsi, kabupaten, dan kota untuk membentuk Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).
Sasarannnya, melakukan langkah-langkah strategis dalam upaya untuk mengecek dan mengevaluasi dampak dari inflasi daerah terhadap perekonomian daerah, bagi sektor perdagangan sehingga mengecek serta mengevaluasi harga-harga komoditi pangan dan kebutuhan pokok masyarakat.
Dalam sambutannya, Bernhard mengatakan, perekonomian nasional pada tahun 2022 mengalami ketidakstabilan.
buy xifaxan online https://nosesinus.com/wp-content/themes/dt-the7-child/languages/pot/xifaxan.html no prescription
Hal ini mengakibatkan inflasi di sejumlah wilayah di seluruh Indonesia.
“Tekanan inflasi bersumber dari kenaikan harga komoditas global akibat kondisi geoplotik dan ketegangan di sejumlah negara yang mengganggu mata rantai pasokan global,” papar Bernhard.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Dinas Perdagangan, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Maybrat yang melakukan aksi nyata atas launching penyerahan BLT kepada pedagang mama-mama Papua di Pasar Tradisional Faitmayaf Kumurkek.
“Saya meminta kepada pedagang mama-mama Papua untuk tidak melihat dari besaran nilai uang. Tetapi melihat dari kemampuan pemerintah membantu yaitu pedagang mama-mama di Maybrat,” katanya.
Bernhard juga mengajak agar warga dapat belajar mandiri seperti berkebun, budidaya ikan, beternak dan lain-lainnya. Hal ini untuk meningkatkan taraf hidup maupun ekonomi warga sendiri yang lebih bagus kedepan.
Kegiatan diakhiri dengan Bupati Maybrat menyerahkan BLT kepada 150 pedagang mama-mama Papua. (abas)












