• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Bupati Sumedang: Gerakan Bersama Lawan Stunting dan Kemiskinan Adalah Jihad

Bupati Sumedang: Gerakan Bersama Lawan Stunting dan Kemiskinan Adalah Jihad

red cyber by red cyber
2023-02-24
in Featured, Pemerintahan
0
Share on FacebookShare on Twitter

SUMEDANG,– Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir menyebutkan, gerakan bersama lawan kemiskinan ekstrem dan stunting merupakan bagian dari jihad dalam membela bangsa dan negara.

“Ini merupakan bagian dari bekerja yang sungguh-sungguh. Ini bukan hanya tugas negara. Bagi saya yang beragama Islam, ini merupakan bagian dari jihad melawan kemiskinan dan stunting,” katanya, saat launching Gerakan Bersama Lawan Stunting di Desa Mekar Rahayu Kecamatan Sumedang Selatan, Jumat (24/2).

Donny menyampaikan keterangan dalam Al-Quran yang melarang meninggalkan keturunan yang lemah baik secara fisik, mental, maupun ekonominya.

“Kita tidak boleh meninggalkan generasi yang lemah, imannya,ekonominya, fisiknya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Gerakan Bersama (Geber) Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem dan Stunting  merupakan gerakan seluruh masyarakat Kabupaten Sumedang untuk mempercepat mengentaskan kemiskinan dan penurunan stunting di Kabupaten Sumedang.

“Jadi ini total football. Tidak hanya gerakan seremonial, tapi betul-betul semuanya turun ke bawah dan langsung dieksekusi seperti ini,” ujarnya.

Ia pun bersyukur Forkopimda terlibat dan masuk di struktur Tim Geber, termasuk Forkopimcam.

Baca juga :  Jajaran Polsek Bandung Kulon Berseta Intansi Terkait Giat Operasi Yustisi dan Pembagian Masker

“Jadi ini dikeroyok bersama Forkopimda, Bupati, Wabup, Sekda semuanya nongkrongin.  Jadi ini gerakan bersama Pemda, TNI, Polri dan seluruh kekuatan masyarakat,” ujarnya.

Ia pun memonitor semua anggota Tim Geber yang diantaranya terdiri dari para Asisten, Kepala Perangkat Daerah dan Kabag dalam mengkoordinasikan gerakan di level kecamatan.

“Saya bersyukur karena di lapangan para Kepala Dinas, Kabag banyak inovasi menjadikan kecamatan yang didampinginya sesegera mungkin ditanggulangi stuntingnya dan diturunkan kemiskinannya,” kata Bupati.

Bupati menerangkan, gerakan tersebut akan terus berlanjut dengan sumber dananya berasal dari APBD, APBDes, BUMD, BUMN, Baznas dan perusahaan.

“Jadi ini ada dalam satu pintu di Bagian Logistik.  Yang belum mempunyai BPJS, Balita tersebut kita berikan BPJS-nya. Sanitasinya di desa tersebut kita bangunkan. Karena sanitasi berdampak kepada  Stunting,” terangnya

Terkait kemiskinan setiap ada lapangan pekerjan kita utamakan untuk yang terdaftar di DTKS.

Baca juga :  Program BRI Peduli Berikan Bantuan Pendidikan dan Renovasi Sekolah di Kabupaten Sukabumi

Donny menargetkan untuk kemiskinan dari 10,14 turun satu persen menjadi  9,14 dan Stunting dari 8,27 menjadi 6,27 persen berdasarkan data E-PPGBM yang by name by address.

“Inilah target kami langsung by name by address. Sekarang ditambah udah disebar ke tiap desa bagaimana yang Stunting bisa teratasi supaya tidak Stunting,” ucapnya.

Oleh karena itu, menurutnya sejak remaja putri, para calon ibu harus sehat kuat tidak kurang darah.

“Ketika masuk pernikahan harus siap lahir batin dengan berbagai penyuluhanya dan ketika hamil pun betul-betul memeriksakan kandungannya,” ucapnya.

Begitu juga pasca melahirkan, ibu-ibu menyusui anaknya selama dua tahun dan diberi ASI ekslusif selama enam bulan pertama.

“Jadi kalau anak-anak tidak stunting akan menjadi generasi yang kuat, sehat di masa datang. Itulah jihad kita. Tidak boleh meninggalkan generasi yang lemah dan tidak boleh meninggalkan masyarakat yang miskin,” pungkasnya. (bn/bs/hm)

Previous Post

Jelang Piala dunia U20, Brimob Jabar Menggelar Apel Gabungan

Next Post

Sekda: Zero New Stunting Prioritas Pemkab Sumedang

BeritaTerkait

Featured

Pemkab Sumedang Matangkan Pembangunan Puskesmas Cimanggung

2026-02-02
Featured

Pemkab Kuningan Studi Banding Inovasi Digital ke Sumedang

2026-02-02
Featured

Bio Farma Salurkan Bantuan Logistik dan Vaksinasi Tetanus Bagi Relawan serta Korban Bencana Tanah Longsor di Cisarua Bandung Barat

2026-02-02
Featured

Sekda Sumedang Minta ASN Tekankan Integritas

2026-02-02
Ketua Kantor Hukum Abri,  Aktivis dan Advokat H. Nur Kholis bersama Wasekjen DPP BaraJP
Featured

Arahan Jokowi dan Prabowo untuk Pemilu 2029

2026-02-01
Featured

Investor Kuwait Kagum dengan Tata Kelola Pemerintahan di Sumedang

2026-01-31
Next Post

Sekda: Zero New Stunting Prioritas Pemkab Sumedang

No Result
View All Result

Berita Terkini

Pemkab Sumedang Matangkan Pembangunan Puskesmas Cimanggung

2026-02-02

Pemkab Kuningan Studi Banding Inovasi Digital ke Sumedang

2026-02-02

Bio Farma Salurkan Bantuan Logistik dan Vaksinasi Tetanus Bagi Relawan serta Korban Bencana Tanah Longsor di Cisarua Bandung Barat

2026-02-02

Sekda Sumedang Minta ASN Tekankan Integritas

2026-02-02
Ketua Kantor Hukum Abri,  Aktivis dan Advokat H. Nur Kholis bersama Wasekjen DPP BaraJP

Arahan Jokowi dan Prabowo untuk Pemilu 2029

2026-02-01
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC