• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Rabu, Oktober 21, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Olah Sampah Gunakan Magot, Pj. Bupati Sumedang Apresiasi Poktan Desa Margamukti

Olah Sampah Gunakan Magot, Pj. Bupati Sumedang Apresiasi Poktan Desa Margamukti

red cyber by red cyber
Oktober 25, 2023
in Featured, Pemerintahan
0
Share on FacebookShare on Twitter

SUMEDANG,– Penjabat (Pj.) Bupati Sumedang, Herman Suryatman meninjau program circular economy pengelolaan sampah menggunakan Maggot Black Soldier Fly (BSF) di Dusun Pasarean, Desa Margamukti, Kecamatan Sumedang Utara, Rabu (25/10/2023).

Larva maggot merupakan belatung untuk makanan ternak unggas dan ikan air tawar yang kaya akan unsur enzim dan protein tinggi. Maggot sendiri mengkonsumsi limbah sampah organik berupa sayuran dan buah-buahan yang busuk.

Ketua Kelompok Tani Magot Pemberdayaan Iman Romansah, menjelaskan, ternak maggot sebanyak 50 kg dapat mengurai 2 ton sampah dan limbah organik dalam satu atau dua hari.

“Kami membudidayakan maggot karena kepekaan dalam menangani sampah, terutama sampah organik,” katanya.

Menurutnya, keberadaan maggot dinilai menjadi cara yang efektif dalam menangani sampah organik di tingkat rumah tangga.

Baca juga :  Bupati Bandung Sampaikan 13 Program Prioritas yang Sudah Terealisasi

“Maggot juga menjadi pakan ternak alternatif dan bisa dijual ke peternak unggas, ikan, dan lainnya,” katanya.

Namun demikian, kata Iman, dalam budidaya maggot muncul beberapa kendala yang sering dihadapi, yakni persoalan teknis merawat maggot serta sarana dan prasaran pendukung.

“Bagi yang sudah berjalan, biasanya justru kekurangan pakan maggot. Maggot dalam jumlah besar, tentu otomatis butuh sampah organik yang banyak. Selain itu, kami juga perlu mixer untuk mengolah maggot dengan campuran pakan yang lain,” ujarnya.

Pj. Bupati Sumedang menyampaikan apresiasi atas apa yang dilakukan  kelompok tani yang mengelola maggot.

“Sampah itu kalau dikelola menjadi berkah. Tinggal dibelakangnya mampu mengelola sampah dengan baik. Salah satunya melalui budidaya maggot,” katanya.

Baca juga :  Diduga Oknum ULP Meminta Fee Hingga 6 Persen Kepada Pemenang Proyek

Herman mengatakan, Sumedang menjadi salah satu kabupaten yang cukup konsern dalam pemgembangan maggot.

“Maggot setelah dicampur bisa dijual dan menjadi pakan ternak yang potensial untuk meningkatkan kualitas kadar protein ternak. Kualitas satu telur bebek yang mengkonsumsi maggot sama dengan lima sampai enam telur yang tidak mengkonsumsi maggot,” jelasnya.

Budidaya maggot bukan hanya tentang lingkungan tetapi juga menggerakan ekonomi masyarakat dan masuk dalam masalah kesehatan.

“Stunting bisa diatasi, karena ibu hamil maupun balitanya terutama tujuh sampai 24 bulan butuh konsumsi yang kadar proteinnya tinggi karena dihasilkan dari ternak bebek dan ayam dengan pakan dari maggot. Saya minta ini dikawal dan mesin mixernya akan kami bantu,” ujarnya. (hm/bn/bs)

Previous Post

Bangun Kemandirian Masyarakat, Pj. Bupati Sumedang Pasang Sangkur di Desa Margamukti

Next Post

Pemkab Tanah Bumbu Menggelar Sosialisasi CPP dan CGP Reguler Angkatan 11

BeritaTerkait

Ekonomi

Buka Peluang Kemitraan bagi Komunitas, LinkAja Kembangkan Beyond the Wallet

Oktober 21, 2026
Willem Frans Ansanay
Featured

Catatan Penting Ketum BaraJP untuk Dua Program Prabowo-Gibran

Oktober 20, 2026
Featured

Lewat Subuh Berjamaah, Wabup Sumedang Ajak Kuatkan Ukhuwah dan Akidah

Oktober 20, 2026
Featured

Pemda Sumedang Matangkan Penertiban 5.100 KJA Liar di Waduk Jatigede

Oktober 20, 2026
Featured

DPRD Pangandaran Desak Pemda Siapkan Tandon Air di Setiap Desa Terdampak Kekeringan, Antisipasi El Nino hingga 2027

Oktober 20, 2026
Featured

Ketua DPRD Pangandaran Soroti Pangandaran Icon Carnival 2026, Minta Budaya Lokal Jadi Identitas Utama

Oktober 20, 2026
Next Post

Pemkab Tanah Bumbu Menggelar Sosialisasi CPP dan CGP Reguler Angkatan 11

No Result
View All Result

Berita Terkini

Buka Peluang Kemitraan bagi Komunitas, LinkAja Kembangkan Beyond the Wallet

Oktober 21, 2026
Willem Frans Ansanay

Catatan Penting Ketum BaraJP untuk Dua Program Prabowo-Gibran

Oktober 20, 2026

Lewat Subuh Berjamaah, Wabup Sumedang Ajak Kuatkan Ukhuwah dan Akidah

Oktober 20, 2026

Pemda Sumedang Matangkan Penertiban 5.100 KJA Liar di Waduk Jatigede

Oktober 20, 2026

DPRD Pangandaran Desak Pemda Siapkan Tandon Air di Setiap Desa Terdampak Kekeringan, Antisipasi El Nino hingga 2027

Oktober 20, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC