• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Kamis, November 5, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Sumedang Belajar Best Practice dari Banyumas

Sumedang Belajar Best Practice dari Banyumas

Tingkatkan Pengelolaan Sampah

red cyber by red cyber
Juni 11, 2025
in Featured, Pemerintahan
0
Share on FacebookShare on Twitter

SUMEDANG,– Pemerintah Kabupaten Sumedang terus berkomitmen menciptakan lingkungan yang bersih, sehat dan berkelanjutan. Salah satunya ialah dengan meningkatkan sistem pengelolaan sampah.

Untuk itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang melakukan studi banding ke Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah dalam rangka mempelajari sistem pengelolaan sampah modern dan partisipatif yang telah sukses diterapkan di daerah tersebut, Rabu (11/6/2025).

Rombongan studi tiru Pemda Kabupaten Sumedang diterima Bupati Banyumas H. Sadewo Tri Lastiono, MM yang didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Banyumas W. Sugiri  beserta jajaran.

Sementara rombongan studi tiru terdiri dari Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir, Komisi IV DPRD, Sekda Tuti Ruswati dan para kepala perangkat daerah terkait.

Kunjungan dilaksanakan ke dua lokasi utama, yakni Tempat Pemrosesan Akhir Berbasis Lingkungan dan Edukasi (TPA BLE) di Desa Wlahar Wetan serta  Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Kedungwaru yang menjadi model keberhasilan pengelolaan sampah terpadu berbasis masyarakat.

Di TPA BLE, rombongan mempelajari sistem pemrosesan sampah dengan kapasitas hingga 75 ton per hari yang menerapkan konsep zero waste to landfill.

Baca juga :  Melalui Patroli Kewilayahan, Polres Sumedang Tegakkan Aturan PSBB

Sampah dipilah menjadi organik, anorganik dan residu, kemudian diolah menjadi produk bernilai ekonomis seperti kompos, maggot, RDF (Refused Derived Fuel), paving blok, dan genting.

Sedangkan di KSM TPST Kedungwaru Lor, rombongan menyaksikan langsung proses pengelolaan sampah oleh KSM, mulai dari pemilahan, pencacahan hingga pengolahan residu menggunakan mesin yang menunjukkan keterlibatan aktif masyarakat dalam tata kelola lingkungan.

“Kabupaten Banyumas telah membuktikan bahwa sampah bukan beban, tetapi sumber daya bernilai ekonomi. Di sini, pengolahan dilakukan mulai dari rumah tangga hingga skala industri dengan melibatkan masyarakat. Ini sejalan dengan visi kami membangun Sumedang yang hijau dan berkelanjutan,” kata Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir.

Dony menjelaskan, model di Banyumas mencakup pengelolaan sampah organik menjadi kompos atau maggot, serta sampah plastik menjadi RDF untuk bahan bakar industri. Proses itu dilakukan oleh KSM yang tersebar per kecamatan dan didukung oleh DLH setempat.

“Kita akan contoh best practice dari Banyumas ini untuk diterapkan di Sumedang. Edukasi dan sosialisasi akan kami lakukan ke masyarakat agar memilah sampah dari rumah. (Sampah) Organik bisa dimanfaatkan untuk pakan ternak atau pupuk, dan anorganik bisa dijual. Ini akan memudahkan pengelolaan dan mengurangi sampah yang dibuang ke TPA. Mari kita jadi bagian dari solusi, demi mewujudkan Sumedang bebas sampah dan lingkungan yang lestari,” tegasnya.

Baca juga :  Pemkab Maybrat Gelontorkan Rp2,5 Miliar Lebih Guna Menjamin Masyarakatnya

Sementara itu, Kepala DLHK Sumedang, Wasman, yang turut mendampingi, menyatakan komitmennya untuk meniru model Banyumas secara penuh.

“Hari ini kita bersama pimpinan melakukan kunjungan lapangan ke Banyumas dan tidak ada tawar-menawar lagi, kita akan lakukan seperti mereka. Bukan hanya amati-tiru-modifikasi, tapi amati-tiru-plek. Ini untuk masa depan lingkungan Sumedang,” tegasnya.

Ia menambahkan, ekosistem pengelolaan sampah di Sumedang akan dibangun dari hulu ke hilir, dari rumah tangga, sekolah, hingga desa dengan sinergi lintas perangkat daerah, termasuk Dinas Pendidikan dan DPMD.

Terkait sarana, Wasman mengakui perlunya penambahan alat pengolahan seperti mesin conveyor dan pencacah.

“Kami akan menggandakan peralatan secara bertahap, didukung dengan edukasi habis-habisan agar masyarakat sadar pentingnya memilah sampah. Dengan dukungan semua pihak, saya yakin Sumedang bisa menjadi kabupaten pertama di Jawa Barat yang sukses seperti Banyumas,” katanya. (hms/bon)

Previous Post

Polres Minut Siapkan Pengamanan Jelang Perayaan HUT KE-194 Pekabaran Injil  dan Pendidikan Kristen GMIM

Next Post

SCTV Music Awards 2025 Kini Hadir Dengan 9 Penghargaan Untuk Kategori “Paling Ngetop” dan “Paling Sosmed”

BeritaTerkait

Ekonomi

Dorong Profesionalisme Pengelola Zakat, BAZNAS Jabar Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Amil Skema Kualifikasi 3

November 4, 2026
Featured

Perkuat Kolaborasi Asean-Korea, Kabupaten Sumedang Tampil di Forum Internasional WINIT 2026

November 3, 2026
Featured

Wabup Fajar Paparkan Digitasi Hingga Desa pada Monev KI Jabar

November 3, 2026
Featured

Wabup Sumedang Turun Langsung, 700 Personel Bersihkan Sungai di Jatinangor

November 3, 2026
Featured

PWI Half Marathon 2026 Jadi Rangkaian Kick Off HPN Lampung

November 3, 2026
Featured

1.185 Unit PJU Telah Terpasang di Priangan Timur

November 3, 2026
Next Post

SCTV Music Awards 2025 Kini Hadir Dengan 9 Penghargaan Untuk Kategori “Paling Ngetop” dan “Paling Sosmed”

No Result
View All Result

Berita Terkini

Dorong Profesionalisme Pengelola Zakat, BAZNAS Jabar Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Amil Skema Kualifikasi 3

November 4, 2026

Perkuat Kolaborasi Asean-Korea, Kabupaten Sumedang Tampil di Forum Internasional WINIT 2026

November 3, 2026

Wabup Fajar Paparkan Digitasi Hingga Desa pada Monev KI Jabar

November 3, 2026

Wabup Sumedang Turun Langsung, 700 Personel Bersihkan Sungai di Jatinangor

November 3, 2026

PWI Half Marathon 2026 Jadi Rangkaian Kick Off HPN Lampung

November 3, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC