CIAMIS, — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ciamis menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah, bertempat di Aula Lapas Kelas IIB Ciamis, pada Rabu, 14 Januari 2026.
Dalam pelaksanaannya, Lapas Kelas IIB Ciamis bekerjasama dengan Cafe Alma Loka dengan kegiatan memberikan santunan kepada puluhan Anak Yatim.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana pembinaan keagamaan bagi warga binaan, tetapi juga diwujudkan dalam bentuk kepedulian sosial melalui santunan kepada puluhan anak yatim dari lingkungan sekitar lapas.
Kepala Lapas Kelas IIB Ciamis, Supriyanto, menjelaskan bahwa kegiatan santunan tersebut merupakan bagian dari komitmen lapas untuk memperkuat peran sosial di tengah masyarakat. Dan menyebutkan bahwa program ini selaras dengan poin ke-13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yang menekankan pentingnya kehadiran pemasyarakatan yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
“Kami ingin Lapas tidak hanya dipandang sebagai tempat pembinaan warga binaan, tetap! juga sebagai Institusi yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar,” tegas Supriyanto.
Suprtyanto menambahkan bahwa peringatan hari besar keagamaan seperti Isra Mi’raj menjadi momentum | yang tepat untuk menumbuhkan nilai keimanan sekaligus kepedullan sosial. Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan antara lapas, warga binaan, dan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap nilai-nilail keagamaan dan sosial dapat berjalan beriringan,” ujarnya.
Pelaksanaan santunan anak yatim ini, lanjut Supriyanto, dapat terlaksana berkat partisipasi seluruh petugas lapas yang secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya. la menekankan bahwa kegiatan tersebut murni lahir dari semangat kebersamaan dan kepedulian.
“Ini adalah hasil gotong royong seluruh pegawai yang Ingin berbagi dengan sesama,” katanya.
Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Kelas 116 Clamis, Erosyan Freda Adityawan, menyampalkan bahwa peringatan Isra Mi’raj sejatinya merupakan agenda rutin tahunan di lapas. Namun, Pada tahun ini pihaknya berinisiatif menambahkan kegiatan santunan bagi masyarakat sekitar.
“Kami ingin peringatan Isra Mi’raj tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberi dampak langsung bagi masyarakat,” ungkap Erosyan.
Erosyan menjelaskan bahwa inistatif tersebut mendapat respons positif, balk dari internal pegawal lapas maupun pthak luar. Salah satu dukungan datang dari pengusaha lokal, Cafe Alma Loka Cabang Ciamis, yang turut berpartisipasi dengan menyediakan bingkisan sembako bagi anak yatim.
“Alhamduliliah, responsnya sangat balk. Ada kepedulian dari pihak luar yang Ingin ikut berbagi,” ujarnya.
Kerja sama dengan Cafe Alma Loka difasilitasi oleh Kepala Sekst Pembinaan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik), James P. Tambubolon. Melalui kerja sama tersebut, para penerima santunan tidak hanya menerima bantuan uang tunal, tetapi juga paket sembako.
“Kamil mengapresiasi keterlibatan mitra usaha yang memiliki kepedulian sosial,” kata James.
Dalam acara inti, tausiah disampalkan oleh Ustaz Aa Rizal Muttaqin. la menjelaskan bahwa peristiwa Isra Mi’raj mengandung pesan penting bagi kehidupan umat Islam, terutama dalam memperkuat iman di tengah ujian kehidupan.
“Ada tiga pelajaran utama dari Isra Mi’raj, yakni memperkuat iman, menjadikan kesedihan sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah, dan pentingnya berguru dalam menuntut ilmu rohani,” tuturnya.
Tausiah ditutup dengan doa penuh penghayatan yang berisi pengakuan atas dosa dan kesalahan. Suasana haru pun menyelimuti aula lapas, bahkan sejumlah warga binaan tampak menitikkan air mata.
“Semoga doa inl menjadi jalan perubahan menuju pribadi yang lebih balk,” pungkas Ustaz Aa Rizal. (Supriatna)












