BANDUNG, – Kisah sukses pelaku UMKM Indonesia kembali mencuri perhatian dunia. Sosok Nenden Rospiyani, CEO Restu Mande, membuktikan bahwa kerja keras, inovasi, dan keberanian bertransformasi mampu mengantarkan usaha kecil menembus pasar global hingga tampil di forum bergengsi World Economic Forum (WEF) 2025 di Davos, Swiss.
Perjalanan bisnis Nenden bukanlah instan. Ia memulai usahanya dari sebuah rumah makan sederhana di Bandung pada tahun 2004. Berbekal ketekunan dan visi jangka panjang, ia berhasil mengembangkan Restu Mande menjadi brand kuliner yang mampu bersaing di pasar internasional.
Salah satu langkah strategis yang menjadi titik balik adalah inovasi produk berupa rendang kemasan vakum berstandar internasional. Inovasi ini memungkinkan produk bertahan lebih lama, memenuhi standar ekspor, dan menjangkau pasar global dengan lebih luas.
CEO Rumah BUMN (RB) BRI Bandung, A. Radinal Pramudha Sirat, menilai keberhasilan tersebut sebagai contoh nyata ketangguhan kepemimpinan perempuan dalam ekosistem UMKM modern.
“Ibu Nenden menunjukkan bahwa visi yang kuat dan kemampuan beradaptasi dengan teknologi merupakan kombinasi yang sangat efektif di pasar global. Dari Bandung, beliau mampu membawa Restu Mande menembus pasar Amerika Serikat, Uni Emirat Arab, hingga Singapura. Ini bukti bahwa UMKM Indonesia mampu bersaing di level internasional,” ujarnya.
Menurut Radinal, capaian tersebut tidak hanya berdampak pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga memberikan kontribusi besar terhadap penguatan ekonomi nasional, khususnya dari sektor UMKM yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian.

Peran BRI Dorong UMKM “Naik Kelas”
Keberhasilan Restu Mande juga tidak lepas dari dukungan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. melalui berbagai program pemberdayaan UMKM, salah satunya UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR.
Program ini dinilai menjadi katalis penting dalam memperluas akses pasar dan meningkatkan kapasitas pelaku usaha. Nenden sendiri tercatat konsisten menorehkan prestasi dalam ajang tersebut, mulai dari meraih Juara 2 Penjualan Retail Terbaik pada 2020 hingga posisi ketiga pada 2025.
Selain itu, standar kualitas produknya juga terus diperkuat melalui berbagai sertifikasi internasional seperti HACCP, Halal, dan BPOM. Sertifikasi tersebut menjadi kunci utama dalam membuka akses pasar global yang semakin kompetitif dan selektif.
“Kami di Rumah BUMN BRI Bandung melihat sosok Ibu Nenden sebagai inspirasi nyata bagi pelaku UMKM lainnya. Beliau tidak hanya fokus pada profit, tetapi juga aktif memberikan dampak sosial, seperti menjadi mentor bagi petani milenial di Jawa Barat serta pembicara di forum internasional APEC 2025,” tambah Radinal.
Dari Lokal ke Global, UMKM Indonesia Siap Bersaing
Kini, Restu Mande telah berkembang pesat dengan memiliki central kitchen modern serta memperluas distribusi ke berbagai jaringan ritel besar nasional hingga pasar ekspor. Transformasi ini menjadi bukti bahwa UMKM binaan BRI mampu naik kelas dan bersaing di level tertinggi.
Semangat inovasi dan kemandirian yang ditunjukkan Nenden Rospiyani diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pelaku usaha, khususnya perempuan, untuk terus berkembang dan berani menembus pasar global.
“Semangat kemandirian dan inovasi seperti yang ditunjukkan Ibu Nenden adalah energi yang harus terus tumbuh di kalangan pelaku UMKM. Kami berkomitmen untuk terus mendampingi para pengusaha tangguh ini agar semakin banyak produk lokal Indonesia yang mampu ‘Go Global’,” pungkas Radinal. ***












