TANAH BUMBU, — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Bumbu terus mendorong penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai salah satu penggerak perekonomian masyarakat. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi peningkatan pemasaran produk dalam negeri melalui kemitraan dengan ritel modern bagi pelaku UMKM di Kabupaten Tanah Bumbu, Jumat (18/09/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (Diskumdagri) Tanah Bumbu itu diikuti puluhan pelaku UMKM lokal.
Sosialisasi tersebut menjadi ruang bagi para pelaku usaha untuk memperoleh pemahaman mengenai peluang, strategi, serta mekanisme memperluas pemasaran produk melalui jaringan ritel modern.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk-produk lokal, sehingga UMKM tidak hanya mampu bertahan di pasar lokal, tetapi juga memiliki kesempatan untuk berkembang dan meningkatkan daya saing.
Penguatan UMKM Jadi Pilar Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Bupati Tanah Bumbu, H. Andi Rudi Latif, A.Md.T., S.H., M.M., menempatkan penguatan UMKM sebagai salah satu bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Akses pasar yang semakin luas dinilai menjadi faktor penting agar produk lokal memiliki ruang untuk berkembang, meningkatkan nilai tambah, sekaligus mampu bersaing dengan berbagai produk yang beredar di pasaran.
Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, Pemkab Tanah Bumbu berupaya mempertemukan potensi produk lokal dengan peluang pasar yang lebih luas. Salah satunya melalui kemitraan dengan jaringan ritel modern.
Kemitraan tersebut diharapkan dapat membuka ruang pemasaran baru bagi produk UMKM yang telah memenuhi persyaratan dari sisi kualitas, kemasan, legalitas maupun kelayakan pemasaran.
Kebijakan tersebut juga sejalan dengan berbagai upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas dan daya saing pelaku UMKM.
Sebelumnya, Pemkab Tanah Bumbu juga telah mendorong peningkatan kemampuan pemasaran pelaku usaha melalui berbagai kegiatan, termasuk pelatihan digital marketing dan pendampingan pengembangan usaha.
Dalam kegiatan sosialisasi kali ini, para peserta tidak hanya mendapatkan materi mengenai pemasaran, tetapi juga diperkenalkan dengan berbagai produk UMKM lokal.
Produk-produk tersebut telah dikemas secara lebih baik dan dipersiapkan untuk menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk membuka peluang masuk ke jaringan ritel modern.
Kehadiran produk-produk UMKM lokal tersebut menunjukkan bahwa Tanah Bumbu memiliki potensi usaha yang cukup beragam, baik dari sisi produksi maupun pemasaran.
Namun, untuk dapat memasuki pasar yang lebih luas, pelaku UMKM perlu memperhatikan sejumlah aspek penting. Di antaranya kualitas produk, desain dan standar kemasan, kelengkapan legalitas, kapasitas produksi hingga konsistensi pasokan.
Aspek-aspek tersebut menjadi penting karena kebutuhan pasar ritel modern menuntut produk yang tidak hanya memiliki kualitas baik, tetapi juga mampu memenuhi standar dan menjaga keberlanjutan produksi.
Pelaku UMKM Tanah Bumbu Dibekali Strategi Pemasaran
Plt Kepala Diskumdagri Tanah Bumbu Eryanto Rais melalui Kepala Bidang UMKM Hendro Satrio Rakhmatullah mengungkapkan, kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah daerah untuk memperkuat pemahaman pelaku UMKM mengenai peluang pemasaran melalui jaringan ritel modern.
“Melalui sosialisasi ini kami ingin memberikan pemahaman kepada pelaku UMKM mengenai peluang dan mekanisme pemasaran produk melalui ritel modern. Harapannya, produk-produk lokal Tanah Bumbu semakin siap untuk masuk ke pasar yang lebih luas,” ungkap Hendro.
Menurutnya, kesiapan produk merupakan salah satu hal yang harus menjadi perhatian pelaku UMKM sebelum memperluas jangkauan pemasaran.
Kesiapan tersebut tidak hanya berkaitan dengan rasa dan kualitas produk, tetapi juga mencakup kemasan, kelengkapan administrasi dan legalitas, kapasitas produksi, hingga kemampuan pelaku usaha menjaga keberlanjutan pasokan ketika produknya telah diterima di pasar yang lebih besar.
Karena itu, pelaku UMKM didorong untuk tidak hanya berorientasi pada kemampuan memproduksi barang, tetapi juga memahami aspek pemasaran dan pengembangan usaha.
Hendro menambahkan, Diskumdagri akan terus mendorong pelaku UMKM agar tidak berhenti pada tahap produksi. Para pelaku usaha juga perlu memahami strategi pemasaran dan mampu melihat berbagai peluang kemitraan sebagai bagian dari upaya meningkatkan skala usaha.
Menurutnya, perluasan akses pasar dapat menjadi salah satu pintu bagi UMKM untuk meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memperkuat keberadaan produk lokal Tanah Bumbu.
Bagi Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, penguatan akses pasar UMKM merupakan bagian dari upaya membangun ekonomi masyarakat yang produktif dan berdaya saing.
Dengan dukungan kebijakan Bupati Andi Rudi Latif serta pendampingan dari perangkat daerah, produk lokal Tanah Bumbu diharapkan semakin dikenal dan memiliki nilai tambah.
Pada saat yang sama, penguatan UMKM melalui peningkatan kapasitas produksi dan perluasan akses pemasaran diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah serta membuka peluang usaha yang semakin luas bagi masyarakat Tanah Bumbu. (Ag)












