• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Sabtu, Oktober 17, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Dinilai Sudah Bagus, Coran Lubang Pembuangan Limbah CV RJU Dibuka Satgas Sektor 21

Dinilai Sudah Bagus, Coran Lubang Pembuangan Limbah CV RJU Dibuka Satgas Sektor 21

cyber by cyber
September 11, 2019
in Featured, Regional
0
Share on FacebookShare on Twitter

CIMAHI – Satgas Citarum Harum Sektor 21 dipimpin Dansektornya Kol. Yusep Sudrajat mengecek dan membuka coran ubang pembuangan limbah kotor CV Ragam Jaya utama yang dua minggu lalu dicor Satgas Subsektor 13 bersamaan dengan PT Indoputra karena kedapatan masih buang air limbah kotor, Senin (9/9/2019).

“Hari ini kita buka cor penutup saluran air limbahnya karena seperti kita ketahui barusan, airnya sudah bening, ikan koi bisa hidup. Cear. Saya ucapkan terima kasih pada pihak pabrik yang mau membenahi ipalnya”, ujar Dansektor 21.

Saya juga menjawab adanya masalah di PT Indoputra, dimana PT itu lebih kecil dibanding PT Ragam Jaya Utama ini, baik pekerjanya maupun produksinya. Otomatis limbah yang keluar pun lebih sedikit. Tetapi di Indoputra ternyata pemilik perusahaannya tidak mau mengikuti parameter yang telah ditetapkan Satgas Citarum dimana di outletnya air harus bening, ikan koi hidup”, jelas Kol. Yusep.

Baca juga :  Danramil 10 Gandrungmangu Bersama PPL dan Poktan Tani Mulyo Panen Ubinan

Mengacu itu, jelas Kol. Yusep, yang bersangkutan (pemilik pabrik), Mr. Peter, dari hasil berkoordinasi dengan DPRD dan semua yang ikut hadir 25 orang, salah satunya itu perusahaan tidak mampu untuk mengikuti parameter yang di tetapkan satgas Citarum dengan dalih pengolahannya lebih mahal, produksinya tidak mencukupi untuk menutupi itu. Sehingga sementara kegiatan pabrik dihentikan untuk menunggu perkembangan selanjutnya.

“Dari sekian pabrik yang kita datangi dan kita tutup karena membuang limbah kotor, 65 sampai 70 pabrik yang sudah kita bina. Kalau kotor kita tutup, kita suruh diperbaiki. Dari semua pabrik itu bisa melakukannya termasuk ragam jaya ini”, tandasnya.

Menurutnya ini kelainan dan menjadi pertanyaan buat dirinya. “Ini membuat saya juga jadi bertanya, kenapa, ada apa sebenarnya? Kenapa pemiliknya tidak mau mengolah ipal dengan baik. Saya pikir itu haknya mereka hak pemilik pabrik kalau memang mau tutup ya silahkan saja tidak ada hubungannya dengan penutupan ini”.

Baca juga :  Cegah Aksi Kejahatan, Personel Brimob Jabar Gencar Patroli Harkamtibmas

Kol. Yusep menjelaskan, penutupan pembuangan lubang limbah pada dasarnya adalah ingin lingkungan DAS Citarum kembali menjadi seperti dahulu kala sesuai sesuai dengan amanat dan perintah dari Perpres No. 15 Thn 2018 Satgas keberadaanya mengembalikan ekosistem dan Citarum Harum secepatnya dalam 7 tahun harus sudah selesai.

Fathah Ganda Wijaya selaku HRD CV Ragam Jaya Utama mengatakan, pihaknya tidak merasa kecewa dengan penutupan saluran air limbahnya yang dilakukan Satgas. Ia mengakui ada ketelodoran dari anak buahnya. “Saya akui dan kita perbaiki.penutupan kamaren saya anggap sebagai bimbingan dari dansektor untuk introspeksi pada perusahaan. komunikasi dengan Dansektor serta selalu berdiskusi dengan LH selalu kami lakukan supaya bisa memperbaiki ipal sesuai parameter LH dan parameter Satgas.**

Elly

Previous Post

Jaminan Polres Sumedang untuk Mahasiswa Asal Papua

Next Post

Sertijab Kasat Reskrim Polres Cirebon: AKP Anton Gantikan AKP Kartono

BeritaTerkait

Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung, Radea Respati Paramudhita, S.H.
Featured

Radea Tekankan Pentingnya Kepemimpinan yang Sehat dalam Lingkungan Kerja

Oktober 17, 2026
Featured

Diskominfosp Tanah Bumbu Evaluasi SP4N LAPOR! di Sekolah, Aduan Masyarakat Wajib Ditindaklanjuti Maksimal Tiga Hari

Oktober 17, 2026
Ekonomi

USB YPKP Dorong Ekonomi Melalui Teknologi Budidaya Magot

Oktober 16, 2026
Featured

Bupati Sumedang Akselerasi Redistribusi Tanah, Pastikan Tepat Sasaran dan Berkeadilan

Oktober 16, 2026
Featured

Melalui Penguatan SDM, Pemkab Sumedang Matangkan Kesiapan Pilkades Digital 2026

Oktober 16, 2026
Featured

Ditemukan Peredaran Sabu, Ketua Ormas LBI Apresiasi Kapolrestabes Bandung Berani Berantas Saritem

Oktober 16, 2026
Next Post
Pelantikan pada acara serah terima jabatan Kasat Reskrim Polres Cirebon dari AKP Kartono Gumilar kepada AKP Anton

Sertijab Kasat Reskrim Polres Cirebon: AKP Anton Gantikan AKP Kartono

Please login to join discussion
No Result
View All Result

Berita Terkini

Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung, Radea Respati Paramudhita, S.H.

Radea Tekankan Pentingnya Kepemimpinan yang Sehat dalam Lingkungan Kerja

Oktober 17, 2026

Diskominfosp Tanah Bumbu Evaluasi SP4N LAPOR! di Sekolah, Aduan Masyarakat Wajib Ditindaklanjuti Maksimal Tiga Hari

Oktober 17, 2026

USB YPKP Dorong Ekonomi Melalui Teknologi Budidaya Magot

Oktober 16, 2026

Bupati Sumedang Akselerasi Redistribusi Tanah, Pastikan Tepat Sasaran dan Berkeadilan

Oktober 16, 2026

Dari Sampah Menjadi Rupiah, USB YPKP Perkuat Ekonomi Sirkular Warga Padasuka

Oktober 16, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC