KOTA BANJAR,– Wakil wali kota mengumumkan per tanggal 1 April 2020 di Kota Banjar terdapat 2 pasien positif covid-19. Satu pasen dari Kota Banjar laki-laki 16 tahun dan satu pasien lagi dari Margajaya Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, perempuan 72 tahun.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Banjar harus lebih waspada lagi mengikuti anjuran pemerintah, jangan keluar rumah jika tidak penting penting sekali. Sayangi diri kita, saudara kita teman kita karena wabah Covid-19 sudah nampak di Kota Banjar,” ungkap Sesepuh Mustika Grup Banjar. H. Jaja.
Jaja menambahkan, perihal kedatangan atau inspeksi tim gugus tugas Covid-19 Kota Banjar yang dipimpin dr. Hj. Sari ke Bengkel Mustika Motor Banjar, di Jl. Perintis Kemerdekaan Banjar, Rabu (1/4/2020).
Menurut Tim Gugus Tugas Covid 19 Banjar, telah ditemukan pasien terpapar Covid-19 yang merupakan anak SMK.

Pasien tersebut ditanya tim gugus tugas Covid -19 pernah kerja atau praktik dimana saja, dan si pasien menjawab pernah kerja praktek di Mustika Motor Banjar.
Dari penjelasan pasien tersebut, tim gugus tugas Covid-19 langsung menuju ke Bengkel Mustika Motor Banjar untuk mendapatkan info lengkap.
Tim Gugus Tugas Covid menanyakan beberapa pertanyaan kepada H. Deri (pemilik Mustika Motor Banjar) dan Sarip (manajer Bengkel).
Dari hasil pertanyaan, pihak bengkel menjawab bahwa pelajar SMK yang terpapar Covid -19 praktek di Mustika Motor Banjar terakhir pada 13 Maret saat sekolah diliburkan.
Dari hasil penggalian informasi, Tim Gugus Tugas Covid-19 menduga pelajar tersebut bukan minggu-minggu ini dan bukan di bengkel, karena jika sudah 3 Minggu lalu berarti terpaparnya bukan di Mustika Motor Banjar tetapi ditempat lain, karena penularan Covid-19 tidak lebih dari 2 minggu.
Dengan demikian, bengkel pun bisa buka seperti biasa, hanya diharuskan menyediakan hand sanitizer atau sabun untuk cuci tangan crew maupun pelanggan.Untuk memastikan semuanya baik-baik saja, tim pun minta seluruh crew bengkel dicek darahnya.
Terkait berita adanya crew Mustika Motor Banjar yang pingsan saat cek darah, H. Jaja menjelaskan, berita tersebut tidak benar, yang benar adalah bahwa 1 di antara crew ada yang stress saat pengambilan sampel darah sehingga 3 kali jarum disuntikan tidak berhasil menembus pembuluh darah.
“Kemudian oleh tim crew tersebut disarankan relax dengan cara sedikit berebah dan kaki dinaikan ke kursi. Jadi kalau dilihat selintas dari jauh seperti pingsan.
buy cytotec online https://www.dino-dds.com/wp-content/maintenance/assets/fonts/woff/cytotec.html no prescription
Dan setelah rilex disuntikan keempat berhasil menembus pembuluh darah,” katanya. (Ukas)











