• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Sabtu, Oktober 17, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » PT CAPP Cimahi Belum Miliki Pengolahan Air Limbah

PT CAPP Cimahi Belum Miliki Pengolahan Air Limbah

red cyber by red cyber
September 2, 2020
in Featured, Regional
0
Share on FacebookShare on Twitter

CIMAHI, — Selama ini Satgas Citarum Harum Sektor 21 fokus pada saluran pembuang limbah pabrik tekstil yang tidak ada IPALnya. Tapi kali ini, Satgas juga mengecor lubang pembuang limbah pabrik coklat di Cimahi Selatan.

Hal ini diungkapkan Dansektor 21 Kol. Inf. Yusep Sudrajat saat Selasa (1/9-2020) bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi dan Provinsi Jawa Barat mengecek lubang pembuangan limbah pabrik coklat PT. Cipta Aneka Pangan Prima di Jl. Cikendal Kel. Melong Kec. Cimahi Selatan.

Ternyata, kata Dansektor 21, apa yang dilaporkan masyarakat sekitar pabrik tercium bau, limbah pabrik di anak sungai benar. “Setelah kita cek ternyata memang bau, terasalah bau, bau harum coklat, namanya juga pabrik coklat”.

Baca juga :  Wajib Pajak yang Taat Akan Diberi Penghargaan oleh Pemkab Sumedang

Namun kenyataan di lapangan, perusahaan yang memroduksi aneka panganan ini tidak memiliki IPAL/ pengolahan limbah sisa hasil produksi, sehingga air yang keluar bercampur drainase yang dapat menimbulkan bau tak sedap.

Karena itu, Satgas Sektor 21 segera mengecor lubang pembuang limbah pabrik coklat itu yang akan dibuka lagi jika manajemen pabrik sudah membuat Instalasi Pembuang Air Limbah (IPAL)nya.

“Rumah tangga saja harus memiliki ipal. Masa perusahaan sebesar ini tidak memilliki ipal. Apalagi perusahaan ini sudah berjalan 10 Tahun”, jelas Dansektor.

Menurut Kol Yusep, masalah bising mesin kompressos udah komunikasikan dengan staf perusahaan agar segera dibuat peredam. ” Sehingga nantinya diharapkan tidak ada lagi suara dengungan itu terdengar oleh masyarakat sekitar.

Baca juga :  Polsek Bandung Kulon Bandung. Laksanakan Himbauan untuk Mematuhi Prokes

“Pengalaman ini, kata Kolonel Yusep, menunjukkan bahwa masih banyak yang belum tersentuh oleh Satgas seperti pabrik makanan, hotel/penginapan atau rumah sakit.”

Karena itu, Satgas akan menyisir yang belum tersentuh itu satu per satu. Sebab, perusahaan yang bergerak dalam ekonomi harus menguntungkan semua pihak.

“Masyarakat bisa bekerja, manajemen pabrik pun mendapat keuntungan dan lingkungan bebas dari limbah kotor.

Sementara itu, Kepala Produksi Nanang Wahyu menyatakan, semula pabrik tidak menduga jika apa yang dibuang pabrik itu mengganggu lingkungan dan warga.

“Padahal yang dibuang pabrik itu adalah cucian alat-alat saja tetapi ternyata itu memang kewajiban dan kami saat itu memang belum faham namun kami tetap akan melaksanakan pembuatan IPAL, kata Nanang Wahyu.*

Elly

Previous Post

Kapolda: Polwan Polda Jabar Siap Wujudkan Kamtibmas Kondusif Masyarakat Produktif

Next Post

Aparat Polsek Jatinangor Minta Anggota Kocima tak Terjerumus Perakitan Senpi

BeritaTerkait

Ekonomi

USB YPKP Dorong Ekonomi Melalui Teknologi Budidaya Magot

Oktober 16, 2026
Featured

Bupati Sumedang Akselerasi Redistribusi Tanah, Pastikan Tepat Sasaran dan Berkeadilan

Oktober 16, 2026
Featured

Melalui Penguatan SDM, Pemkab Sumedang Matangkan Kesiapan Pilkades Digital 2026

Oktober 16, 2026
Featured

Ditemukan Peredaran Sabu, Ketua Ormas LBI Apresiasi Kapolrestabes Bandung Berani Berantas Saritem

Oktober 16, 2026
Featured

Siap Tegakkan Keadilan, 170 Advokat Diambil Sumpah di Pengadilan Tinggi Bandung

Oktober 15, 2026
Featured

Bupati Dony Raih Grand Baznas Award 2026, Sumedang Perkuat Pengelolaan Zakat Berbasis Digital

Oktober 15, 2026
Next Post
IPDA Ucu Abdurahman (kiri) didampingi Ketua Kocima Desa Cipacing, Cucu Suryaman.

Aparat Polsek Jatinangor Minta Anggota Kocima tak Terjerumus Perakitan Senpi

No Result
View All Result

Berita Terkini

USB YPKP Dorong Ekonomi Melalui Teknologi Budidaya Magot

Oktober 16, 2026

Bupati Sumedang Akselerasi Redistribusi Tanah, Pastikan Tepat Sasaran dan Berkeadilan

Oktober 16, 2026

Dari Sampah Menjadi Rupiah, USB YPKP Perkuat Ekonomi Sirkular Warga Padasuka

Oktober 16, 2026

Melalui Penguatan SDM, Pemkab Sumedang Matangkan Kesiapan Pilkades Digital 2026

Oktober 16, 2026

Paguyuban Jurnalis Cileunyi Bersama Rumah Zakat Salurkan Paket Sembako

Oktober 16, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC