• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Selama Dua Pekan, Kasus COVID-19 Sumedang Alami Peningkatan

Selama Dua Pekan, Kasus COVID-19 Sumedang Alami Peningkatan

red cyber by red cyber
2020-12-09
in Featured, Peristiwa
0
Rapat Evaluasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, di Pendopo IPP Setda Kabupaten Sumedang, Senin malam, (7/12/2020).

Rapat Evaluasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, di Pendopo IPP Setda Kabupaten Sumedang, Senin malam, (7/12/2020).

Share on FacebookShare on Twitter

SUMEDANG,- Selama dua pekan, jumlah kasus penyebaran COVID-19 di Kabupaten Sumedang terus mengalami peningkatan. Kondisi itu, menyebabkan Kabupaten Sumedang berada dalam zona orange atau zona resiko sedang penyebaran virus Corona.

Menanggapi trend peningkatan kasus penyebaran covid-19 tersebut, Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir didampingi Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan menggelar Rapat Evaluasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, di Pendopo IPP Setda Kabupaten Sumedang, Senin malam, (7/12/2020).

Rapat ini digelar bersama unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang Herman Suryatman, Para Kepala SKPD, Para Camat beserta jajaran Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang.

Dalam rapat tersebut menghasilkan beberapa kesimpulan antara lain:

1. Saat ini Kabupaten Sumedang masih ada pada fase AKB dimana tujuannya adalah masyarakat bisa kembali produktif, protokol diterapkan secara efektif sehingga aman dari Covid-19.

Namun, implementasinya saat ini masyarakat terkesan keblablasan karena mengesampingkan penerapan protokol kesehatan sehingga lonjakan kasus terus terjadi.

2. Konsolidasi birokrasi harus terus dilakukan man to man marking dijalankan kembali dimana setiap SKPD melakukan pembinaan dan pengawasan penerapan prokes terhadap tempat atau lokasi yang menjadi binaannya.

3. Zone marking terus diintensifkan melalui patroli-patroli kewilayahan baik oleh satgas kabupaten maupun Satgas ditingkat Kecamatan.

Baca juga :  Rob Kembali Rendam Pemukiman di Pesisir Randusanga Brebes

4. Konsolidasi modal sosial harus ditingkatkan kembali seperti dengan MUI, pimpinan pesantren, Kelompok Usaha, Ormas, termasuk kalangan Akademisi, perguruan tinggi dll.

5. Sosialisasi yang efektif dan masif perlu terus dilakukan.

6. Penegakan disiplin penerapan prokes harus ditingkatkan dengan menerapkan sanksi yang lebih berat, terlebih dahulu ada revisi regulasi dan diawali dengan fase sosialisasi selama tiga hari.

7. Pelaksanaan isolasi mandiri dirumah  saat ini ada indikasi menjadi awal berkembangnya klaster keluarga karena standar isolasi mandiri dirumah kurang memadai sehingga perlu tempat isolasi yang memenuhi standar kesehatan ditingkat kecamatan yang terpantau oleh petugas kesehatan.

8. Perlu pengetatan rekomendasi acara yang berpotensi menimbulkan kerumunan masa.

9. Aktifkan kembali peran satgas desa dan kecamatan untuk mendata setiap pelaku perjalanan sehingga apabila ditemukan pendatang langsung diarahkan isolasi mandiri 14 hari dan saringan pertama bisa dilakukan diterminal.

10. Kebijakan belajar tatap muka di pesantren perlu dikaji kembali dan sebagai proses pemulangan santri agar terlebih dahulu dilakukan screening sehingga tidak menjadi sarana penyebaran Covid-19.

11. Efektifkan satgas covid-19 disetiap jenjang mulai tingkat kabupaten sampai dengan RT/RW siaga

Baca juga :  Ini Regulasi Baru PPDB Jabar 2021

12. Antisipasi adanya libur panjang supaya tidak ada mobilitas masyarakat ke zona merah.

13. Tingkatkan kewaspadaan pada saat kampanye Pilkades serentak agar tidak menjadi media transmisi penyebaran Covid-19.

14. Antisipasi mobilitas di daerah perbatasan terutama dengan perbatasan daerah yang saat ini berada di Zona merah.

15. Menghilangkan stigma negatif bagi yang terpapar Covid-19 perlu kerjasama dari semua pihak terutama dari para tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat.

16. Testing, tracing dan treatment harus terus dilakukan.

17. Lebih memperketat tamu luar daerah yang berkunjung ke Kabupaten Sumedang baik untuk tujuan kunjungan kerja atau tujuan lainnya minimal dilengkapi surat hasil PCR atau Rapid test yang masih berlaku.

18. Aktifitas malam hari dilakukan pembatasan.

19. Jumlah masyarakat Sumedang yang bekerja di Zona merah saat ini cukup tinggi. Hal ini perlu diantisipasi mobilitas saat libur nasional dan libur panjang.

20. Persiapan vaksinasi berpotensi menimbulkan kerumunan sehingga sebelumnya harus ada simulasi.

21. Terapkan protokol kesehatan masuk rumah untuk menghindari penyebaran Covid-19 dilingkungan keluarga.

22. Rencana penyediaan isolasi mandiri di tingkat kecamatan agar betul betul diwujudkan dan sekolah menjadi salah satu alternatif. (abas)

Previous Post

Hari Ini, Penambahan Terkonfirmasi Positif Baru di Sumedang Sebanyak 28 Orang

Next Post

Sumedang Masuk Zona Orange COVID-19, Ini Penekanan Bupati

BeritaTerkait

Featured

Jalan Gelap Tinggal Cerita, Dishub Jabar Pasang 14 Ribu APJ Ornamen Berbasis Teknologi

2026-01-20
Featured

Diduga Terkait Fee Proyek dan Dana CSR, Wali Kota Madiun Terjaring OTT

2026-01-20
Pada Senin (19/1/2026), kader-kader BaraJP Sumatra Utara (Sumut) resmi bergabung PSI yang saat ini diketuai Kaesang Pangarep
Featured

Kader BaraJP Sumut Gabung PSI, Siap Raih Kemenangan di Pemilu 2029

2026-01-19
Featured

Usai Viral di Jalan Raya, Dishub Jabar Tancap Gas Benahi APJ Ornamen dan PJU

2026-01-19
Featured

Ruang Belajar Kontekstual, Bupati Sumedang Dorong Sekolah Manfaatkan Tahura dan Museum Prabu Geusan Ulun

2026-01-19
Featured

Temui Pelajar SMPN 1 Paseh, Wabup Ingatkan Peran Teknologi dan Media Sosial

2026-01-19
Next Post
Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir didampingi Wakil Bupati Erwan Setiawan menggelar Rapat Evaluasi Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Pendopo IPP Setda Kabupaten Sumedang, Senin malam, (7/12/2020).

Sumedang Masuk Zona Orange COVID-19, Ini Penekanan Bupati

No Result
View All Result

Berita Terkini

Jalan Gelap Tinggal Cerita, Dishub Jabar Pasang 14 Ribu APJ Ornamen Berbasis Teknologi

2026-01-20

Diduga Terkait Fee Proyek dan Dana CSR, Wali Kota Madiun Terjaring OTT

2026-01-20
Pada Senin (19/1/2026), kader-kader BaraJP Sumatra Utara (Sumut) resmi bergabung PSI yang saat ini diketuai Kaesang Pangarep

Kader BaraJP Sumut Gabung PSI, Siap Raih Kemenangan di Pemilu 2029

2026-01-19

Usai Viral di Jalan Raya, Dishub Jabar Tancap Gas Benahi APJ Ornamen dan PJU

2026-01-19

Ruang Belajar Kontekstual, Bupati Sumedang Dorong Sekolah Manfaatkan Tahura dan Museum Prabu Geusan Ulun

2026-01-19
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC