• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Kamis, April 30, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » 9.000 Pedagang Pasar Tradisional Jadi Target Vaksinasi

9.000 Pedagang Pasar Tradisional Jadi Target Vaksinasi

red cyber by red cyber
Maret 25, 2021
in Featured, Pemerintahan
0
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, — Animo pedagang pasar tradisional mengikuti vaksinasi terus meningkat. Perumda Pasar Juara Kota Bandung mencatat sebanyak 9.000 pedagang pasar tradisional bakal menjadi target vaksinasi.

Direktur Utama Perumda Pasar Juara Kota Bandung, Herry Hermawan mengungkapkan, jumlah pedagang di 37 pasar tradisional tercatat sekitar 17.000 orang. Namun hanya 9.000 orang saja yang layak dan ditargetkan mendapat penyuntikan vaksin.

Menurut Herry, ada sejumlah pedagang yang memiliki catatan kesehatan yang tidak direkomendasikan untuk menerima vaksin. Selain itu, ada juga pedagang yang tidak beridentitas (KTP) Kota Bandung.

Herry mengatakan, saat penyuntikan vaksin pertama bagi pedagang pasar tradisional di Pasar Sederhana pada 27 Februari silam respon dari para pedagang masih minim.

Guna mengatasi hal itu, Herry bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan relawan masyarakat untuk sosialisasi serta edukasi mengenai program vaksinasi.

Hasilnya, kini responnya berbalik menjadi sangat antusias untuk bisa mendapatkan vaksin.

“Akhirnya malah banyak yang mulai menyadari. Dan pada vaksinasi kedua di Baltos animonya terus meningkat,” katanya di sela-sela gebyar vaksinasi di ITC Kebon Kalapa, Kamis, (25/3/ 2021).

Baca juga :  Hari ke Enam Tim SAR Brimob Jabar Kembali Evakuasi Korban Longsor Cianjur

“Sampai pada hari ini tidak semua pedagang yang terdaftar bisa dilaksanakan. Itu karena keterbatasan kuota. Akhirnya kita pilih siapa yang mendaftar lebih dahulu,” imbuh Herry.

Pada gebyar vaksinasi di ITC Kebon Kalapa, selain pedagang di ITC Kebon Kalapa, di lokasi ini juga turut mengakomodir pelaku usaha dari Pasar Cikapundung.
Penyuntikan kali ini disediakan sebanyak 150 dosis vaksin.

“Secara keseluruhan yang sudah divaksin dengan di ITC ini mencapai 900 pedagang,” ungkapnya.

Menurut Herry saat ini pihaknya baru mendapatkan tambahan jatah kuota untuk pedagang pasar tradisional. Rencananya, 1.000 dosis akan diberikan kepada pedagang pada pekan depan.

“Kemarin kita dapat informasi dari Dinkes Kota Bandung. Kuota yang diberikan untuk tahap pertama sekitar 1.700 orang. Kemarin kami rapat dengan pihak Dinkes dan menyampaikan bahwa untuk pasar berikutnya dilakukan Senin (30 maret), kita kejar 1.000 pedagang,” jelasnya.

Baca juga :  Pj. Bupati Maybrat Ungkap Langkah Strategis Penataan Urusan Kelembagaan dan Kepegawaian

Herry menuturkan untuk lokasi penyuntikan bakal dilaksanakan di Pasar Balubur (Baltos).

Karena ada satu lantai yang bisa digunakan secara penuh untuk peyuntikan.

Sehingga tetap dapat diterapkan protokol kesehatan untuk menampung seribu pedagang dalam satu hari.

“Nanti gabungan dari Pasar Dago Simpang, Cihapit, dan Kebon Sirih. Baltosnya masih ada dan beberapa pasar di sekitar situ yang terdata,” terangnya.

Herry berharap, penyuntikan vaksin bagi para pedagang sudah bisa terlaksana sebelum memasuki bulan Ramadan. Bahkan, sebiasa mungkin telah menuntaskan hingga dosis kedua.

Sebab, Herry menyatakan saat Ramadan hingga Idulfitri, aktivitas di pasar tradisional meningkat. Sehingga, momentum pemulihan ekonomi ini harus didukung dengan penanganan kesehatan.

“Dengan vaksinasi, pedagang terlindungi dari sebaran Covid-19. Transaksi di dalam pasar tradisional akan lebih baik. Karena para pembeli juga yakin pedagang telah terproteksi dengan vaksinasi,” katanya.

“Ini adalah upaya penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi. Karena menjelang lebaran nanti, kegiatannya luar biasa,” katanya. **

Previous Post

Oded: Roda Pemerintahan Harus Transparan dan Bebas KKN

Next Post

Atasi Kemacetan Pemkot Bandung Jalin Kerjasama dengan PTDI

BeritaTerkait

Featured

BAZNAS Jabar Dampingi Gubernur Salurkan Santunan bagi Korban Kecelakaan KRL–KA Argo Bromo

April 30, 2026
Featured

Dishub Kebut Penerangan Jalan Umum di 17 Ruas Jalan Prioritas

April 30, 2026
Featured

Wabup Sumedang Salurkan Bantuan untuk Petani Tembakau di Sukasari

April 30, 2026
Featured

Kepala Dinas di Sumedang Dilatih AI, Dorong Pengambilan Keputusan Berbasis Data

April 30, 2026
Featured

Pemkab Sumedang Komitmen Turunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi

April 30, 2026
Ekonomi

Kinerja Tangguh, Laba Bersih Adira Finance Naik 26% di Tengah Tekanan Ekonomi Global

April 30, 2026
Next Post

Atasi Kemacetan Pemkot Bandung Jalin Kerjasama dengan PTDI

No Result
View All Result

Berita Terkini

Warga Binaan Lapas Ciamis Tampilkan Lagu Karya Sendiri, Musisi Donasikan Gitar

April 30, 2026

BAZNAS Jabar Dampingi Gubernur Salurkan Santunan bagi Korban Kecelakaan KRL–KA Argo Bromo

April 30, 2026

Dishub Kebut Penerangan Jalan Umum di 17 Ruas Jalan Prioritas

April 30, 2026

Wabup Sumedang Salurkan Bantuan untuk Petani Tembakau di Sukasari

April 30, 2026

Kepala Dinas di Sumedang Dilatih AI, Dorong Pengambilan Keputusan Berbasis Data

April 30, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC