SUMEDANG,– Kedatangan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Republik Indonesia Erick Tohir ke Kabupaten Sumedang oleh sejumlah pihak dinilai berhubungan dengan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Seperti diberitakan sebelumnya, Erick yang merupakan eks Presiden Club Inter Milan itu berkunjung ke Ponpes Internasional As Syifa Walmahmudiyah Dusun Simpang, Kecamatan Pamulihan, Sumedang, Sabtu (4/12/2021).
Kemudian, Menteri Erick mampir ke kediaman Manager Persib, H. Umuh Muchtar di Ciluluk, Desa Margajaya, Kecamatan Tanjungsari.
Atas isu yang beredar, Umuh menegaskan kedatangan Erick Tohir tak ada hubunggannya dengan Pilpres 2024, melainkan dalam rangka silaturahmi, dan atas nama sahabat yang sama-sama bergelut di kancah sepak bola.
“Kita tahu saya bersama (Erik Toir) menyelamatkan Persib dari keterpurukan. Sebagai pengusaha muda, beliau tidak hanya menjadi komisaris Persib, namun pernah menjadi presiden Inter Milan Liga Italia,” ujar Umuh.
Dia menjelaskan, sebelum menjadi menteri, Erick sering berkomunikasi dengan dirinya, bahkan menjadi sahabat sejak lama.
“Jadi kebetulan kali ini ada kunjungan ke As Syifa Pamulihan. Lokasinya kan dekat dengan rumah saya, jadi sekalian mampir ke rumah saya,” ucap Umuh.
Lebih jauh ayah Wakil Bupati Sumedang itu membeberkan kedekatan Erick Tohir dengan bobotoh. Hal itu dibuktikan dengan sambutan hangat dari Viking Tanjungsari, dan Sumedang. Bahkan, para bobotoh meminta ke Erick Tohir agar liga Indonesia dibersihkan dari mafia bola dan wasit.
“Ya dari dulu pak Erick tidak lepas dari Persib. Beliau sebagai komisaris PT. Persib. Dari awal dan yang menghidupkan serta mengangkat Persib. Namun kami selalu mendoakan setiap tamu yang berkunjung ke sini, pasti akan saya dukung dan doakan,” ucap Umuh.
Umuh kembali menegaskan bahwa dirinya tidak berpartai dan berpolitik. Ia memastikan, siapa saja tamu yang datang ke kediamannya akan disambut baik.
“Tadi pak Erick menyampaikan kesannya setelah berkunjung ke Sumedang. Beliau sangat terpukau pemandangan Sumedang yang indah. Kemudian potensi Sumedang yang bagus diapit oleh Tol Cisumdawu dan Bandara Kertajati Majalengka. Bahkan, pak Erick berjanji akan berkomunikasi dengan anak saya, (Erwan Setiawan) untuk berbicara lebih intensif masalah Sumedang,” tandasnya. (abas)












