Cirebon, – Bripka Harjono anggota Kompi 1 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jabar dalam kegiatan patroli dialogis sosialisasi prokes yang dilaksanakan pada siang hari ini.
Knjungi pelajar yang tengah beraktifitas di sekitar lingkungan sekolahnya guna diberikan himbauan dan juga sosialisasi prokes di tengah pandemi covid 19. Dalam kegiatannya tersebut Bripka Harjono memberikan sosialisasi protokol dan edukasi kesehatan kepada murid sekolah sekolah Dasar (SD) di SDN Kepongpongan Kec. Talun Kabupaten Cirebon.
Kegiatan ini adalah sebagai bentuk kepedulian akan kesehatan dan juga keselamatan para pelajar di tengah meningkatnya varian omicron yang tengah meningkat saat ini.
Salah satu bentuk kepedulian akan kesehatan warga masyarakat saat terjadinya pandemi wabah covid 19 yang sudah memasuki gelombang ketiga penularannya di negara kita ini, jajaran personil Kompi 1 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jabar akan tetap terus melaksanakan dan juga meningkatkan kegiatan patroli dialogis sosialisasi protokol kesehatan kepada seluruh lapisan masyarakat setiap harinya.
Dalam kegiatan himbauan dan juga sosialisasi kepada para pelajar yang dilaksanakan pagi ini, cara penyampaian pun dilakukan secara humanis dan juga persuasif kepada murid – murid dengan memperagakan cara mencuci tangan yang baik dan benar menggunakan air yang mengalir, sehingga nantinya akan lebih mudah dimengerti oleh para pelajar tak lupa berbagai protokol kesehatan yang ada seperti memakai masker dan menjaga jarak juga tetap diberikan.
Komandan Satuan Brimob Polda Jabar Kombes Pol. Yuri Karsono, S.I.K., menyampaikan “kegiatan pemberian sosialisasi dan edukasi yang dilaksanakan oleh jajaran personil Satbrimob Polda Jabar kepada seluruh lapisan masyarakat ini adalah untuk mengajak dan membudayakan mencuci tangan dan hidup bersih di tengah pandemi wabah covid 19 yang terjadi di negara kita sampai dengan saat ini”, jelasnya.
Dengan adanya kegiatan ini akan muncul kesadaran sejak dini untuk anak – anak sekolah / pelajar. Masalah kesehatan itu yang paling penting dan paling utama, karena akan mempengaruhi derajat kesehatan warga. ” Mari kita budayakan hidup bersih dan sehat dimulai dari diri sendiri dan dimulai sejak dini”. Dengan pemberian edukasi dan sosialisasi langsung seperti ini diharapkan murid – murid akan menjadi terbiasa dan tumbuh semangat disiplinnya untuk bisa mengikuti protokol kesehatan yang ada.












