• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Rabu, Oktober 21, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Penurunan Hingga 70 Persen, KBS Mengger Sukses Kurangi Produksi Sampah

Penurunan Hingga 70 Persen, KBS Mengger Sukses Kurangi Produksi Sampah

cyber by cyber
Januari 31, 2019
in Featured, Pemerintahan
0
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, — Salah satu Kawasan Bebas Sampah (KBS) binaan hasil kerjasama Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dengan Pemerintah Kota Kawasaki Jepang sukses mengurangi produksi sampah. Bahkan, kini penurunan jumlah sampah di KBS tersebut mencapai 60-70 persen.

Adalah KBS RT 06, RW 01 Kelurahan Mengger, Kecamatan Bandung Kidul yang berhasil mengubah perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga tersebut. Sehingga kesadaran masyarakat untuk memilah sampah terus meningkat.

Camat Bandung Kidul, Evi Hendarin mengatakan, dalam beberapa bulan terakhir KBS di Kelurahan Mengger terus menunjukan perkembangan signifikan. Terlebih, setelah disinergikan dengan program Kurangi Pisahkan dan Manfaatkan (Kang Pisman).

“Sebagai ilustrasi, dulu sebelum ada pemilahan, petugas sampah bisa sampai tiga kali pulang pergi ke TPS. Sekarang dia hanya satu kali itupun sudah sangat kurang,” kata Evi saat ditemui di RT 06, RW 01 Kelurahan Mengger, Kecamatan Bandung Kidul, Rabu (30/01/2019).

Baca juga :  Pantau Gerakan Bersih-bersih, Pj. Wali Kota Keliling Kota Sorong

Evi menuturkan, untuk menciptakan KBS ini sebetulnya tidaklah rumit. Asalkan, ada kerjasama dan partisipasi aktif dari kader penggiat KBS serta petugas kebersihan yang secara konsisten memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Ibu-ibu kader eco vilage maupun petugas sampah tetus mengedukasi dan mengevaluasi pemilahan. sehingga manakala ada yang bandel itu dilewat aja, nanti dia akan bingung sendiri karena tidak sama dengan orang lain,” ujarnya.

Kemudian, Evi menuturkan, diperlukan juga inovasi dari semua pihak untuk memanfaatkan sampah secara maksimal. Sehingga, sampah sudah mulai direduksi dari sumber dan volume yang dibuang semakin kecil.

Baca juga :  Warga Cileunyi Terdampak Tol Cisumdawu Mengadu Nasib Lewat Lapor Mas Wapres

“Di sini juga untuk sampah bekas makanan dimanfaatkan untuk pakan, yang organik dijadikan kompos. Untuk yang non organik dimanfaatkan lagi, kadang didaur ulang atau dijual ke pengepul,” jelasnya.

Sementara itu, pegiat KBS Kelurahan Mengger, Winda Sari menuturkan, pada mulanya memang cukup sulit untuk membangun kesadaran masyarakat agar ikut mengelola sampah rumah tangga. Namun, kini justru mayoritas warga sangat antusias dalam memilah sampah sekaligus menjaga kebersihan lingkungan.

“Pertama susah, tapi karena kita terus edukasi jadi ada meningkat. Di data saya setiap bulan ada datanya hampir 80 persen. Mereka mau memilah tapi harus difasilitasi, makanya kita fasilitasi tempat sampahnya,” tutur Winda. *red

Previous Post

Kolaborasi dan Inovasi Dorong UMKM Masuk Jaringan Industri Besar

Next Post

MCC bersama PWI dan PHRI Bahas Pemulihan Pariwisata Banten Pasca Bencana

BeritaTerkait

Ekonomi

Buka Peluang Kemitraan bagi Komunitas, LinkAja Kembangkan Beyond the Wallet

Oktober 21, 2026
Willem Frans Ansanay
Featured

Catatan Penting Ketum BaraJP untuk Dua Program Prabowo-Gibran

Oktober 20, 2026
Featured

Lewat Subuh Berjamaah, Wabup Sumedang Ajak Kuatkan Ukhuwah dan Akidah

Oktober 20, 2026
Featured

Pemda Sumedang Matangkan Penertiban 5.100 KJA Liar di Waduk Jatigede

Oktober 20, 2026
Featured

DPRD Pangandaran Desak Pemda Siapkan Tandon Air di Setiap Desa Terdampak Kekeringan, Antisipasi El Nino hingga 2027

Oktober 20, 2026
Featured

Ketua DPRD Pangandaran Soroti Pangandaran Icon Carnival 2026, Minta Budaya Lokal Jadi Identitas Utama

Oktober 20, 2026
Next Post

MCC bersama PWI dan PHRI Bahas Pemulihan Pariwisata Banten Pasca Bencana

Please login to join discussion
No Result
View All Result

Berita Terkini

Buka Peluang Kemitraan bagi Komunitas, LinkAja Kembangkan Beyond the Wallet

Oktober 21, 2026
Willem Frans Ansanay

Catatan Penting Ketum BaraJP untuk Dua Program Prabowo-Gibran

Oktober 20, 2026

Lewat Subuh Berjamaah, Wabup Sumedang Ajak Kuatkan Ukhuwah dan Akidah

Oktober 20, 2026

Pemda Sumedang Matangkan Penertiban 5.100 KJA Liar di Waduk Jatigede

Oktober 20, 2026

DPRD Pangandaran Desak Pemda Siapkan Tandon Air di Setiap Desa Terdampak Kekeringan, Antisipasi El Nino hingga 2027

Oktober 20, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC