• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, Oktober 4, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Harga Jagung Anjlok, Petani Mengeluh

Harga Jagung Anjlok, Petani Mengeluh

cyber by cyber
Februari 12, 2018
in Ekonomi
0
Share on FacebookShare on Twitter

LAMSEL – Petani jagung di Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), mengeluhkan rendahnya harga komoditas jagung saat ini, yang lebih rendah dibandingkan tahun lalu. Salah seorang petani jagung, Mamat, asal Kecamatan Sidomulyo, mengatakan, dengan turunnya harga jagung tersebut, menyebabkan para petani kecil  harus putar otak agar bisa menanam lagi.

“Karena di samping anjloknya harga, para petani juga susah untuk mendapatkan bibit jagung saat musim tanam. Meskipun ada, tapi harganya cukup tinggi. Hal ini yang membuat para petani, khususnya jagung, kebinggungan,” kata Sukiman di sela saat menggiling jagung di halaman rumahnya, baru-baru ini.

Menurutnya, dengan harga jagung yang berkisar  Rp 2.000,00-Rp 2.100,00 per kg ini sangat  jauh dibandingkan dengan ongkos biaya saat penanaman dan harga bibit saat waktu tanam. “Di mana biaya bibit, biaya tanam sampai panen  tidak sesuai dengan harga saat ini,” ujarnya.

Baca juga :  Ajang BUMN Award 2022, Pos Indonesia Raih Dua Penghargaan

Bagaimana mau menciptakan taraf hidup petani yang lebih baik  kalau begini ceritanya. Kalau  tidak  impor jagung maka seharusnya harga jagung setidaknya tinggi. “Kami berharap agar sekiranya pemerintah bisa membantu petani, khusus jagung, agar kiranya semuanya bisa tersenyum,” imbuhnya.

Hal senada dikatakan petani jagung lainnya, Sidik Guritno (46), asal Desa Sukabanjar, Kecamatan Sidomulyo. Saat ini para petani baru melakukan panen jagung perdana. Beberapa petani jagung lainnya, masih  belum panen. “Tapi, harganya sudah anjlok, apalagi nanti kalau sudah panen raya,“ kata Sidik.

Sementara itu, Penyuluh Pertanian Dinas Pertanian dan Pangan Kecamatan Sidomulyo, Didik, menyebutkan, tahun ini jagung cukup bagus dan tidak terserang hama. Hanya saja saat ini Lahan Tambah Tanam (LTT) meningkat dibandingkan dengan tahun lalu. Sehingga, tahun ini memang panennya pun akan lebih banyak dibandingkan dengan tahun lalu.

Baca juga :  Pemkab Sumedang Gandeng Perbankan Dorong UMKM Naik Kelas

“Sedangkan harga, saya kira tidak begitu anjlok karena dengan harga Rp 2.000,00-Rp 2.100,00  itu kan belum kering benar baru kering giling. Sementara Harga Pokok Pemerintah (HPP) hanya Rp 3.100,00-Rp 3.500,00  per kg,” ujarnya.

Pemerintah menganjurkan agar jangan hanya fokus satu tanaman saja, yakni jagung. Jadi, bisa pula  menanam padi, kedelai atau pun tanaman lainnya, yang kemungkinan dengan adanya Lahan Tambah Tanam (LTT) ini. Karena tahun kemarin, harga jagung sangat menjanjikan. Sehingga, para petani yang tadinya hanya menanam 1 hektar kini jadi lebih dari  1 hektar.

“Saya berharap para petani dapat menambah lahan  untuk menanam padi karena dengan begitu saya kira dapat meningkatkan harga jual. Dengan demikian, tentunya dapat meningkatkan juga perekonomian keluarga,”jelas Didik.

Reporter: Andy
Previous Post

11 Kabupaten Adopsi Smart City Kota Bandung

Next Post

Polemik Pembangunan Kios Pasar Desa Sidoharjo

BeritaTerkait

Ekonomi

Ajang Indonesian SDGs Award (ISDA) 2026 Solusi Bangun Indonesia Pabrik Narogong Raih Platinum dan Gold

September 30, 2026
Ekonomi

BRI Peduli Hadir di Ciamis, Bantu Perbaikan Rumah Keluarga Risiko Stunting

September 30, 2026
Ekonomi

Buka Ruang Berkolaborasi Pokdakan Mina Kahuripan Abadi Membutuhkan Akses Jalan

September 28, 2026
Ekonomi

Dukung GENTING, BRI Peduli Renovasi Rumah Keluarga Risiko Stunting di Indramayu

September 18, 2026
Ekonomi

Kemarau Panjang Solusi Bangun Indonesia Efesiensi Pengambilan Air Baku Hingga 45 Persen

September 18, 2026
Ekonomi

Keberadaan Baznas Harus Memberikan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

September 16, 2026
Next Post

Polemik Pembangunan Kios Pasar Desa Sidoharjo

Please login to join discussion
No Result
View All Result

Berita Terkini

Bupati Luncurkan Sumedang Outing Class Edutourism, PPS Disulap Jadi Laboratorium Kehidupan

Oktober 3, 2026

Tekankan Disiplin dan Profesionalisme Prajurit,Pangdam III/Siliwangi Resmikan Area Latihan Keselamatan Berkendara

Oktober 3, 2026

Tantan Tegaskan Komitmen PWI untuk Membangun Hubungan yang Produktif Dengan Pemprov Jabar

Oktober 2, 2026

GSK 2026 Dorong Solidaritas dan Kepedulian Kemanusiaan Masyarakat Sumedang

Oktober 2, 2026

Kolaborasi SMPN 50 Bandung dengan DKPP Kota Bandung Ubah Lahan Terbengkalai Menjadi Kebun Produktif

Oktober 2, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC