Oleh: H. Nur Kholis
Pada Jumat (19/9/2025), Presiden Joko Widodo secara terbuka mengakui telah mengarahkan relawan Bara JP untuk mendukung Prabowo-Gibran dua periode pemerintahan, melalui unggahan video resmi akun Instagram KompasTV.
Sebelumnya, Ketua Umum Bara JP, Willem Frans Ansanay telah menyatakan dukungan penuh pada pemerintahan Prabowo-Gibran yang baru memasuki tahun pertama masa jabatan.
Tak lama setelah itu, Presiden Prabowo Subianto juga memberikan arahan khusus kepada Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dalam pertemuan tertutup dengan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep pada Selasa (23/9/2025).
Dalam pertemuan yang berlangsung di Istana Merdeka, Prabowo mengajak PSI untuk berkembang menjadi partai besar yang mampu berkontribusi signifikan pada pembangunan bangsa.
Ajakan Jokowi dan arahan Prabowo saling senada, karena keduanya memiliki tujuan yang sama yaitu memperkuat sinergi antar elemen politik, mendukung kontinuitas pembangunan nasional, serta menjadi daya gerak utama dalam mewujudkan perpaduan blok politik Jokowi-Prabowo-PSI.
Peran Kunci: BaraJP dan PSI
Bara JP Sebagai Basis Pendukung Kokoh
– Berfungsi sebagai jembatan antara visi Jokowi tentang kontinuitas pembangunan dengan implementasi kebijakan pemerintah Prabowo-Gibran, dengan jangkauan relawan puluhan ribu yang tersebar di 34 provinsi Indonesia.
– Telah membentuk tim kerja khusus untuk berkoordinasi dengan tim strategis PSI, serta memiliki basis emosional dan politik yang kuat pada anggotanya yang telah bersama Jokowi sejak masa kampanye Pilpres 2014 dan 2019.
– Tidak hanya fokus pada dukungan politik, tetapi juga aktif terlibat dalam pemberdayaan masyarakat melalui program seperti pendataan kebutuhan masyarakat di tingkat desa, penyebaran informasi kebijakan pemerintah, serta pendampingan UMKM lokal.
– Sebagai bentuk tanggapan terhadap arahan Jokowi, Bara JP telah menyusun rencana kerja tahunan yang terintegrasi dengan program kerja PSI, dengan fokus pada penyebaran kebijakan pemerintah dan pendataan kebutuhan masyarakat untuk mendukung kebijakan Prabowo-Gibran.
PSI Sebagai Elemen Muda Dinamis
– Menjadi wadah regenerasi politik dan secara terbuka membuka kesempatan bagi anggota muda Bara JP untuk bergabung dan mengembangkan kapasitas kepemimpinan mereka.
– Memiliki visi yang sinkron dengan Bara JP dalam mendukung pembangunan inklusif, dan kedua pihak telah sepakat untuk bersama-sama menjalankan program-program konkret seperti pelatihan keterampilan kerja digital bagi pemuda, penguatan ekonomi mikro di daerah terpencil, serta program literasi keuangan masyarakat.
– Mempunyai basis pendukung yang dominan dari kalangan muda usia 17-35 tahun, profesional, dan komunitas digital, serta membawa inovasi strategi politik berbasis teknologi seperti penggunaan platform digital untuk pengelolaan anggota dan kampanye yang kemudian diadopsi oleh Bara JP untuk meningkatkan efektivitas kegiatannya.
Arahan Prabowo untuk PSI
Dalam arahannya, Presiden Prabowo memberikan beberapa poin penting yang menjadi pedoman PSI dalam mengejar target menjadi partai besar pada Pemilu 2029:
– Fokus pada Kesiapan Bangsa: PSI diminta untuk menjadi bagian utama dalam menggerakkan program kesiapan bangsa, terutama dalam bidang pertahanan sipil, ketahanan pangan, dan pengembangan sumber daya manusia muda.
– Penguatan Koordinasi dengan Pemerintah: PSI diharapkan dapat menjalin koordinasi erat dengan berbagai kementerian dan lembaga pemerintah untuk membantu implementasi kebijakan, khususnya program yang berkaitan dengan pemuda dan ekonomi rakyat.
– Pembangunan Basis yang Luas: Prabowo mengingatkan PSI untuk tidak hanya bergantung pada dukungan dari kalangan muda perkotaan, tetapi juga perlu memperluas jangkauan ke daerah pedesaan dan berbagai kelompok masyarakat produktif.
– Konsistensi pada Integritas: PSI didorong untuk menjaga integritas dan profesionalisme dalam setiap langkah perjuangannya, agar dapat dipercaya sebagai partai besar yang mampu membawa perubahan positif.
Prabowo juga menyatakan bahwa PSI memiliki peran penting dalam menjembatani komunikasi antara pemerintah dengan kalangan muda, serta menjadi wadah untuk mengakomodasi aspirasi generasi penerus bangsa.
Sinyal Politik yang Diberikan
- Kelanggengan Program: Bara JP dan PSI bekerja sama untuk memastikan program pembangunan nasional seperti infrastruktur, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi rakyat tidak hanya berlanjut, tetapi juga disesuaikan dengan kebutuhan zaman yang lebih dinamis berkat kontribusi inovatif dari PSI. Arahan Prabowo menambah fokus pada program kesiapan bangsa yang menjadi prioritas pemerintahannya.
- Sinergi Antar Generasi dan Kepemimpinan: Kolaborasi antara keduanya menjadi contoh nyata sinergi yang kuat antara relawan tradisional dengan pengalaman mendalam dan elemen muda dengan semangat perubahan baru, yang didukung oleh sinergi kepemimpinan antara Jokowi dan Prabowo.
- Blok Politik Komprehensif: Perpaduan ini memperkuat blok politik Jokowi-Prabowo-PSI yang diharapkan menjadi kekuatan utama dalam peta politik nasional hingga Pemilu dan Pilpres 2029, dengan dukungan yang jelas dari kedua pemimpin kunci.
- Peningkatan Peran Aktor Baru: Menunjukkan bahwa kelompok relawan dan partai muda semakin menjadi bagian penting dalam dinamika politik Indonesia, dengan kemampuan untuk menyatukan berbagai lapisan masyarakat dan mendapatkan dukungan langsung dari tingkat kepemimpinan tertinggi.
REAKSI BERBAGAI PIHAK
– Parpol Pendukung Pemerintah:
– Golkar melalui Sekretaris Jenderal Muhammad Sar Muji menyambut positif dan siap bekerja sama dengan Bara JP dan PSI dalam program pembangunan daerah, menyatakan bahwa arahan Jokowi dan Prabowo memberikan arah yang jelas bagi perkembangan politik nasional.
– NasDem Wakil Ketua DPR Saan Mustopa dan PKB Wakil Ketua Umum Jazi Lul Fawaid mendukung kolaborasi ini asalkan tetap fokus pada kepentingan rakyat, menambahkan bahwa arahan dari kedua pemimpin perlu diimbangi dengan kinerja nyata yang dirasakan masyarakat.
– PDI-P Ketua DPP Andreas Hugo Pareira melihatnya sebagai dinamika politik yang sehat namun akan tetap bersaing secara adil untuk mendapatkan dukungan rakyat, menyatakan bahwa setiap partai memiliki hak untuk berkembang dengan kapasitas masing-masing.
– PSI Ketua Umum Kaesang Pangarep menyatakan bahwa kerja sama dengan Bara JP dan dukungan dari arahan Jokowi serta Prabowo adalah langkah strategis yang mempercepat proses menjadi partai besar pada Pemilu 2029, menambahkan bahwa PSI siap menjalankan amanah yang diberikan.
– Relawan dan Masyarakat:
– Bara JP telah mulai koordinasi intensif dengan PSI, dengan beberapa cabang di Jawa Barat dan Jawa Tengah telah menjalankan program kerja bersama. Willem Frans Ansanay menyatakan bahwa relawan siap mendukung perkembangan PSI sesuai dengan arahan kedua pemimpin.
– Projo Ketua Umum Budi Arie Setiadi menganggap kolaborasi ini sebagai model yang dapat diikuti oleh kelompok relawan lainnya dalam mendukung pemerintahan, menyambut positif arahan Prabowo yang memberikan kejelasan bagi partai muda.
– Masyarakat bereaksi beragam: sebagian menyambut positif sebagai langkah untuk menjaga stabilitas dan memperkuat pembangunan, sementara sebagian lainnya khawatir dapat mengurangi ruang persaingan politik yang sehat dan membuat partai lain kesulitan untuk bersaing secara adil.
– Pengamat Politik:
– M. Jamil Uddin Ritonga (Universitas Esa Unggul) menyatakan bahwa kolaborasi ini memberikan ruang bagi kedua kelompok untuk berkembang secara mandiri sambil tetap mendukung visi bersama, menambahkan bahwa arahan Prabowo memberikan dasar yang lebih kuat bagi PSI untuk berkembang.
– Pangi Syarwi Chaniago (Vox Pol Center Research and Consulting) mengingatkan agar Bara JP dan PSI tetap konsisten dalam menjalankan program dan menghindari terjebak pada kepentingan politik semata, menyatakan bahwa dukungan dari pemimpin tinggi harus diimbangi dengan kontribusi nyata bagi rakyat.
– Dr. Arya Fernandes (Universitas Indonesia) menilai ini sebagai contoh positif bagaimana elemen politik yang berbeda dapat bekerja sama untuk kepentingan nasional, namun mengingatkan agar proses demokratis tetap terjaga dan rakyat tetap memiliki pilihan yang luas.
Implikasi yang Mungkin Terjadi
– Stabilitas Politik: Dapat memberikan stabilitas politik yang kuat bagi pemerintahan hingga 2029 jika kerja sama berjalan lancar, dengan dukungan yang jelas dari kedua pemimpin utama. Namun, jika terjadi perbedaan pandangan yang tajam, hal ini dapat menjadi sumber ketegangan politik dan mengganggu konsentrasi pemerintah.
– Persaingan Pilpres 2029: Membentuk peta persaingan yang lebih jelas, dengan PSI yang semakin memiliki daya saing untuk menjadi bagian penting dari koalisi atau bahkan mengusung calon sendiri dengan dukungan dari Bara JP dan dukungan tidak langsung dari Jokowi serta Prabowo.
– Kinerja Pemerintah: Dapat meningkatkan efektivitas implementasi kebijakan dan komunikasi dengan masyarakat, terutama kalangan muda. Namun, jika dianggap sebagai bentuk intervensi politik yang berlebihan, hal ini dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan proses demokratis.
– Perkembangan Aktor Politik: Menjadi tonggak penting dalam perkembangan kerja sama antara kelompok relawan dan partai muda, serta mendorong partai-partai lama untuk melakukan reformasi diri agar tetap relevan dengan perkembangan zaman. PSI yang mendapatkan dukungan dari dua tokoh besar berpotensi menjadi model baru bagi perkembangan partai politik di Indonesia.
KESIMPULAN
Arahan Jokowi untuk BaraJP dan arahan Prabowo untuk PSI telah menjadi dua daya gerak yang kuat dalam mendukung dan mendorong PSI untuk menjadi partai besar pada Pemilu 2029.
BaraJP berperan sebagai basis pendukung tradisional yang kokoh, sementara PSI berperan sebagai elemen muda yang dinamis yang mendapatkan dorongan langsung dari tingkat kepemimpinan tertinggi. Kedua kelompok melengkapi satu sama lain, dengan dukungan yang jelas dari kedua pemimpin yang membentuk blok politik Jokowi-Prabowo-PSI.
Meskipun kolaborasinya menimbulkan kritikan yang perlu diperhatikan agar tidak mengganggu proses demokrasi dan kinerja pemerintah, keberhasilan perpaduan ini sangat tergantung pada kemampuan mereka untuk tetap fokus pada kepentingan rakyat, menjaga otonomi masing-masing, serta menunjukkan konsistensi dalam menjalankan program-program yang telah disepakati.
Dukungan dari Jokowi dan Prabowo menjadi modal berharga, namun harus diimbangi dengan kontribusi nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas.
Penulis: Ketua Kantor Hukum Abri, Aktivis dan AdvokatÂ











