KAB. BANDUNG, — Komunitas Peduli Sungai Citarik (KPSC) sudah lama dibentuk namun baru dua bulan terakhir ini, kegiatannya fokus di Desa Cibodas dan berkolaborasi dengan Satgas Sektor 21 khususnya Satgas Subsektor 17 Solokanjeruk Serka Agus Sumarna beserta anggota yang lainnya.
“Kami sangat antusias dan mengapresiasi kehadiran Satgas di wilayah ini. Karena program Citarum Harum seperti yang didambakan khususnya generasi muda dan masyarakat umumnya, ” jelas Asep, Ketua KPSC Desa Cibodas Kecamatan Solokanjeruk saat wawancara dengan indoartnews.com beberapa waktu lalu saat karya bakti di sungai Citarik.
Ia menyebutkan, KPSC memiliki 40 anggota gabungan para pemuda se Kec. Solokanjeruk. Malah ada juga pemuda dari tingkat Kabupaten.
Menurut Asep, langkah awal KPSC di desa ini membantu penghijauan dan kelancaran arus sungai jangan sampai ada sampah di sungai Citarik dengan membersihkannya semaksimal mungkin.

Ia pun menyebutkan, KPSC saat ini sedang menanam bibit pohon keras di bantaran sungai Citarik seperti pohon ketapang, rasamala, mahoni. “Kami juga siap suplai daerah lain jika diperlukan.
Asep menyebutkan pula, di bantaran sungai Citarik sudah ditanam sekitar 3.000 bibit pohon dan jika dihitung dari hulu bibit pohon yang sudah ditanam sekitar 5.000 bibit pohon.
KPSC pun siap bekerjasama dengan instansi yang menyangkut jalur Citarik dan bersama-sama memajukan wilayah ini.
“Untuk KPSC, kata Asep sudah sebulan lalu membersihkan dan menata jalur Citarik dari hulu, Cimulu hingga ke hilir, hulu Citarum,” cetus Asep.
Dalam wawancara akhir, Asep berharap semua unsur dan elemen pemerintah serta masyarakat, Karang Taruna, KSM, Ormas bergabung untuk Citarik ke depannya lebih tertata dan menunjang Bupati baru serta demi suksesnya program Citarum Harum.*
Elly












