SUMEDANG,– Tugu batas antara Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Bandung, di Desa Cibeusi, Kecamatan Jatinangor, dibersihkan pemerintah Desa Cibeusi bersama warga dan Satpol PP Jatinangor, Minggu (20/3).
Kades Cibeusi, H. Jajang mengatakan, pembersihan tugu ini dalam rangka menuju kawasan perkotaan, dan sebagai etalase Kabupaten Sumedang.
“Bersih-bersih itu rutin setiap Jumat. Namun, berhubung ada perintah dari camat langsung, sehingga kami menerjunkan warga dan Satpol PP Jatinangor. Cukup beralasan karena memang di dekat tugu sudah tumbuh rerumputan dan sampah yang berserakan,” ungkap Jajang.
Dirinya mengaku mendapat perintah dari pak camat untuk membersihakn batas kota. Tidak boleh dibesokkan.
“Kami secepatnya mengerjakan dikarenakan mau ada survei dari Kabupaten Bandung untuk mengukur batas kota. Alhamdulilah selesai dikerjakan selama 4 hari. Sekarang udah beres alhamdulillah rumputnya udah nggak,” ungkap Jajang.
Selain rumput, tambahnya, baliho yang tak terpakai dan sampah pun turut dibersihkan. Tak kurang dari 2 kol bak sampah berhasil diangkut. Target pembersihan sampah memang di tugu batas kota dan di saluran air yang menjadi batas Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Bandung.
“Ya lokasinya di Dusun Cibeusi RW 01 Desa Cibeusi Kecamatan Jatinangor. Itu berbatasan dengan Desa Cileunyi Wetan Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung. Memang secara historis tugu itu sebagai ikon Jatinangor sebagai etalasenya kabupaten Sumedang,” terang Jajang.
Ia mengimbau kepada masyarakat Cibeusi umumnya yang berdampingan dengan Bandung untuk tidak membuang sampah ke batas kota.
“Kalau ada masyarakat yang berteduh dan istirahat di situ sambil merokok bekasnya buang ke tempat sampah, jangan dibuang ke mana saja. Alhamdulillah sekarang sudah beres, tugu batas kabupaten sudah bersih, tolong saling menjaga. Selain batas kota, pasar resik Cibeusi sampai ke sungai-sungai dan ke desa langsung dibersihkan,” pungkasnya. (abas)












