• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Harga Jagung Anjlok, Petani Mengeluh

Harga Jagung Anjlok, Petani Mengeluh

cyber by cyber
2018-02-12
in Ekonomi
0
Share on FacebookShare on Twitter

LAMSEL – Petani jagung di Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), mengeluhkan rendahnya harga komoditas jagung saat ini, yang lebih rendah dibandingkan tahun lalu. Salah seorang petani jagung, Mamat, asal Kecamatan Sidomulyo, mengatakan, dengan turunnya harga jagung tersebut, menyebabkan para petani kecil  harus putar otak agar bisa menanam lagi.

“Karena di samping anjloknya harga, para petani juga susah untuk mendapatkan bibit jagung saat musim tanam. Meskipun ada, tapi harganya cukup tinggi. Hal ini yang membuat para petani, khususnya jagung, kebinggungan,” kata Sukiman di sela saat menggiling jagung di halaman rumahnya, baru-baru ini.

Menurutnya, dengan harga jagung yang berkisar  Rp 2.000,00-Rp 2.100,00 per kg ini sangat  jauh dibandingkan dengan ongkos biaya saat penanaman dan harga bibit saat waktu tanam. “Di mana biaya bibit, biaya tanam sampai panen  tidak sesuai dengan harga saat ini,” ujarnya.

Baca juga :  BRI Dukung Pendidikan Berkualitas, Salurkan Beasiswa untuk Siswa SD di Wilayah Region 9 Bandung

Bagaimana mau menciptakan taraf hidup petani yang lebih baik  kalau begini ceritanya. Kalau  tidak  impor jagung maka seharusnya harga jagung setidaknya tinggi. “Kami berharap agar sekiranya pemerintah bisa membantu petani, khusus jagung, agar kiranya semuanya bisa tersenyum,” imbuhnya.

Hal senada dikatakan petani jagung lainnya, Sidik Guritno (46), asal Desa Sukabanjar, Kecamatan Sidomulyo. Saat ini para petani baru melakukan panen jagung perdana. Beberapa petani jagung lainnya, masih  belum panen. “Tapi, harganya sudah anjlok, apalagi nanti kalau sudah panen raya,“ kata Sidik.

Sementara itu, Penyuluh Pertanian Dinas Pertanian dan Pangan Kecamatan Sidomulyo, Didik, menyebutkan, tahun ini jagung cukup bagus dan tidak terserang hama. Hanya saja saat ini Lahan Tambah Tanam (LTT) meningkat dibandingkan dengan tahun lalu. Sehingga, tahun ini memang panennya pun akan lebih banyak dibandingkan dengan tahun lalu.

Baca juga :  BRI Peduli dan YBM BRILian Tanggap Bencana, Bantu Korban Banjir dan Longsor di Kabupaten Sukabumi

“Sedangkan harga, saya kira tidak begitu anjlok karena dengan harga Rp 2.000,00-Rp 2.100,00  itu kan belum kering benar baru kering giling. Sementara Harga Pokok Pemerintah (HPP) hanya Rp 3.100,00-Rp 3.500,00  per kg,” ujarnya.

Pemerintah menganjurkan agar jangan hanya fokus satu tanaman saja, yakni jagung. Jadi, bisa pula  menanam padi, kedelai atau pun tanaman lainnya, yang kemungkinan dengan adanya Lahan Tambah Tanam (LTT) ini. Karena tahun kemarin, harga jagung sangat menjanjikan. Sehingga, para petani yang tadinya hanya menanam 1 hektar kini jadi lebih dari  1 hektar.

“Saya berharap para petani dapat menambah lahan  untuk menanam padi karena dengan begitu saya kira dapat meningkatkan harga jual. Dengan demikian, tentunya dapat meningkatkan juga perekonomian keluarga,”jelas Didik.

Reporter: Andy
Previous Post

11 Kabupaten Adopsi Smart City Kota Bandung

Next Post

Polemik Pembangunan Kios Pasar Desa Sidoharjo

BeritaTerkait

Oplus_131072
Ekonomi

Bank BRI Salurkan Bantuan Bagi Masyarakat Terdampak Longsor di Cisarua Kabupaten Bandung Barat.

2026-01-29
Ekonomi

Sinergi MA dan PT Pos Indonesia: Finalisasi Handbook & Review Kerjasama 2025

2026-01-29
Ekonomi

Dorong Kepemilikan Rumah dan Pertumbuhan UMKM, bank bjb Gelar Forum Bisnis Perumahan

2026-01-23
Ekonomi

Serap 5.876 Tenaga Kerja, Investasi Sumedang Tahun 2025 Tembus Rp5,6 Triliun

2026-01-22
Ekonomi

Sentuh Langsung Pelaku Usaha, bank bjb Ekspansi Layanan di Pasar Kebayoran Lama

2026-01-21
Ekonomi

Cerminkan Kepercayaan Pasar, Kinerja Saham bank bjb Menguat di Awal 2026

2026-01-20
Next Post

Polemik Pembangunan Kios Pasar Desa Sidoharjo

Please login to join discussion
No Result
View All Result

Berita Terkini

Pemkab Sumedang Matangkan Pembangunan Puskesmas Cimanggung

2026-02-02

Pemkab Kuningan Studi Banding Inovasi Digital ke Sumedang

2026-02-02

Bio Farma Salurkan Bantuan Logistik dan Vaksinasi Tetanus Bagi Relawan serta Korban Bencana Tanah Longsor di Cisarua Bandung Barat

2026-02-02

Sekda Sumedang Minta ASN Tekankan Integritas

2026-02-02
Ketua Kantor Hukum Abri,  Aktivis dan Advokat H. Nur Kholis bersama Wasekjen DPP BaraJP

Arahan Jokowi dan Prabowo untuk Pemilu 2029

2026-02-01
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC