BANDUNG, — Sungai Citarik di Solokanjeruk sering menjadi tempat mancing karena banyak ikannya. Para pemancing berupaya membuat umpan yang “mujarab” dengan berbagai ramuan hasil pengalaman selama hobby memancing.
Pengalaman ini dirasakan di antaranya oleh 3 orang pemancing yang kebetulan sedang memancing di pinggiran Dam Adimaja sungai Citarik. Mereka masing-masing Hendri Efendi, Cecep Karim dan Atang Nurjaman. Mereka hobby memancing dan kebetulan tempat tinggal mereka di Kp. Gedong Cileunyi, tidak jauh dari sungai Citarik.
Kepada patrolicyber.com pada Jum’at (9/7-2021) mereka mengatakan sering memancing di sungai Citarik. “Di sini banyak ikannya, lumayan untuk lauk pauk bersama keluarga di rumah,” ujar Hendri Efendi, salah seorang dari pemancing itu.

Hendri pun menjelaskan, dibanding dulu, sekarang ini airnya bersih, tidak berbau dan bersih dari sampah yang dulu sering menumpuk hingga jadi bau.
“Kami bangga, setelah bapak-bapak TNI Satgas Citarum Harum terjun membersihkan sungai dari sampah dan limbah di Solokanjeruk, air sungai Citarik jadi bersih, tidak berbau dan bisa dipakai berenang, ucap Hendri.
Ia berharap, hasil karya Satgas Solokanjeruk ini terus dipelihara oleh warga dengan upaya tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai. Air sungai dan lingkungan pun jadi bersih.

Satgas Sub 17 Serma Agus Sumarna dan Serma Samsudin, Satgas Sub 01 Sektor 21 Citarum Harum
“Ini berkat bapak bapak TNI itu,” kata Hendri seraya menunjuk kepada Satgas Sektor 21 Subsektor 01 Rancaekek dan Subsektor 17 Solokanjeruk yang sedang istirahat usai membersihkan sampah dari sungai.
Ia pun berceritera, di sekitar Citarik ini banyak sawah sehingga jika petani sedang menyangkul
atau memanen sawah dibuka supaya airnya tidak menggenangi sawah.
“Nah saat itulah air sungai menjadi kecoklatan akibat air tanah dari sawah. Tampaknya seperti kotor tetapi tidak lama kemudian bening lagi,” ujar Hendri seraya menambahkan untuk menanggulangi sampah dari rumah, warga jangan lagi buang sampah ke sungai.**
Elly












