• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Nilai-nilai Pancasila Penting Dipahami Masyarakat

Nilai-nilai Pancasila Penting Dipahami Masyarakat

red cyber by red cyber
2020-01-17
in Featured, Nasional
0
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG,- Belum lama ini Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat berkunjung ke MPR RI, hal tersebut guna mengkonsultasikan nilai-nilai Pancasila.

Komisi I menilai pentingnya menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam tatanan pemerintahan daerah ke Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI.

Bahkan Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, Bedi Budiman menilai, moralitas bangsa saat ini sudah memprihatinkan akibat terpengaruh budaya luar seiring perkembangan jaman. Karena itu, perlu penerapan nilai kepancasilaan yang lebih intensif pada semua sektor lapisan masyarakat.

“Tidak terkecuali di dalam pemerintahan dan lembaga legislasi harus menjadi pionir untuk menerapkan pengamalan Pancasila ini,” ujar Bedi di Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI.

Pada kesempatan itu pula, Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo merespon positif terkait inisiasi Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat untuk menumbuh kembangkan nilai-nilai Pancasila di kalangan lembaga legislatif. Terlebih, di lingkungan MPR RI pun ada yang dinamakan sosialisasi 4 pilar bangsa.

“Sehingga, ini juga akan sangat membantu upaya dalam sosialisasi 4 pilar bagi bangsa ini,” ujar Bambang.

Bukan hanya ke MPR RI, tetapi Komisi I pun melakukan kunjungan serupa ke Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi I DPRD Jabar, H. Arif Hamid Rahman, SH mengatakan, nilai-nilai Pancasila saat ini dinilai sangat penting untuk dipahami masyarakat.

“Masyarakat yang kekinian justru tidak mengenal seutuhnya nilai Pancasila. Harus kita sosialisasikan,” terangnya kepada Lintasjabar.com, Kamis (16/1/2020).

Baca juga :  Peringati HSN, Perwira Seksi Oprasi Kodim 0702/ Purbalingga Ikuti Pawai Obor

Ditambahkannya, salah satu karakteristik Indonesia sebagai negara-bangsa adalah kebesaran, keluasan dan kemajemukannya. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan terdapat 1.128 suku bangsa dan bahasa, ragam agama dan budaya di sekitar 16.056 pulau. Untuk itu, sambungnya, perlu konsepsi, kemauan dan kemampuan yang kuat dan memadai untuk menopang kebesaran, keluasan dan kemajemukan ke-Indonesiaan.

“Konsepsi tersebut disebut sebagai Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara atau Empat Pilar Kebangsaan. Dan tentu saja kami konsultasikan hal tersebut guna semakin memperluas edukasi dan informasi wawasan terhadap nilai-nilai Pancasila di kalangan masyarakat,” terang anggota Fraksi Gerindra Pembangunan ini.

Disebutkan legislator Jabar yang terpilih dari Dapil Bandung I ini, pengertian Empat Pilar Kebangsaan dalam materi Sosialisasi Empat Pilar MPR RI (2015) dijelaskan tentang pengertian empat pilar dan isinya.

“Empat pilar kebangsaan adalah tiang penyangga yang kokoh (soko guru) agar rakyat Indonesia merasa nyaman, aman, tenteram dan sejahtera serta terhindar dari berbagai macam gangguan dan bencana. Pilar adalah tiang penyangga suatu bangunan agar bisa berdiri secara kokoh. Bila tiang rapuh maka bangunan akan mudah roboh. Empat pilar disebut juga fondasi atau dasar yang menentukan kokohnya bangunan. Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara adalah kumpulan nilai-nilai luhur yang harus dipahami seluruh masyarakat. Dan menjadi panduan dalam kehidupan ketatanegaraan untuk mewujudkan bangsa dan negara yang adil, makmur, sejahtera dan bermartabat,” papar lulusan Al-Azhar Universitas Cairo ini.

Baca juga :  Pemkab Tanah Bumbu Tegas Berkomitmen Perangi Isu Kekerasan yang Menyasar Perempuan dan Anak

Menurutnya, setiap warga negara Indonesia harus memiliki keyakinan bahwa nilai-nilai Pancasila yang tertuang dalam empat pilar tersebut adalah prinsip moral ke-Indonesiaan yang memandu tercapainya kehidupan bangsa yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

Lebih dari itu, Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara. Sebagai dasar NKRI, Pancasila memiliki fungsi sangat fundamental. Pancasila disebutnya sebagai sumber dari segala sumber hukum.

“Sifat Pancasila yuridis formal maka mengharuskan seluruh peraturan perundang-undangan berlandaskan pada Pancasila. Pancasila sebagai dasar filosofis dan sebagai perilaku kehidupan. Artinya, Pancasila merupakan falsafah negara dan pandangan atau cara hidup bagi bangsa Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara untuk mencapai cita-cita nasional. Pancasila menjadi karakter masyarakat Indonesia sehingga menjadi identitas atau jati diri bangsa Indonesia. Pancasila merupakan rujukan, acuan sekaligus tujuan dalam pembangunan karakter bangsa,” jelasnya.

Ditambahkannya, sikap dan rasa cinta terhadap tanah air perlu dikembangkan dalam pembangunan karakter bangsa. Pembangunan karakter bangsa melalui pengembangan sikap demokratis dan menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia. Pembangunan karakter harus diletakkan dalam bingkai menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan bangsa, bukan memecah belah NKRI.

Karena pentingnya menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam tatanan pemerintahan daerah, Arif Hamid Rahman berharap konsultasi yang dilakukan Komisi I DPRD Jabar ke MPR RI dan BPIP dapat segera terlaksana.
buy neurontin online http://www.mrmcfb.org/images/patterns/my/neurontin.html no prescription
Sebab ia menilai, dasar negara ini kukuh karena digali dan dirumuskan dari nilai kehidupan rakyat Indonesia yang merupakan kepribadian dan pandangan hidup bangsa. Karenanya, Pancasila disepakati secara nasional yang merupakan perjanjian luhur yang harus dijadikan pedoman bagi bangsa, pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia khususnya di Jawa Barat. (el/lj)

Previous Post

Sertijab Kepala Kejaksaan Tinggi

Next Post

DPRD Jabar Dorong Pengelolaan Aset dan Program Pemprov Jabar

BeritaTerkait

Featured

Dubes Kuwait Terkesan Dengan Kemajuan Sumedang

2025-11-29
Featured

Bikin Kagum, Tim Kesenian Sumedang Direncanakan Manggung di Kuwait

2025-11-29
Featured

Dugaan Kolusi RW dan Kades Jatiwangi Mencuat Setelah Video Rutilahu Viral, Warga Soroti Pungli PTSL Rp2 Juta

2025-11-28
Featured

Pemkab Tanah Bumbu Tegas Berkomitmen Perangi Isu Kekerasan yang Menyasar Perempuan dan Anak

2025-11-27
Featured

Tahun Ini, Peringatan HUT PGRI di Sumedang Digelar Berbeda

2025-11-27
Featured

Hari Wayang Nasional Akan Digelar di Sumedang

2025-11-27
Next Post

DPRD Jabar Dorong Pengelolaan Aset dan Program Pemprov Jabar

No Result
View All Result

Berita Terkini

Dubes Kuwait Terkesan Dengan Kemajuan Sumedang

2025-11-29

Bikin Kagum, Tim Kesenian Sumedang Direncanakan Manggung di Kuwait

2025-11-29

Dugaan Kolusi RW dan Kades Jatiwangi Mencuat Setelah Video Rutilahu Viral, Warga Soroti Pungli PTSL Rp2 Juta

2025-11-28

Pemkab Tanah Bumbu Tegas Berkomitmen Perangi Isu Kekerasan yang Menyasar Perempuan dan Anak

2025-11-27

Tahun Ini, Peringatan HUT PGRI di Sumedang Digelar Berbeda

2025-11-27
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC